Follow by Email

Senin, 04 Oktober 2010

AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA SERAH TERIMA JABATAN PANGLIMA TNI JAKARTA, 2 OKTOBER 2010



ASSALAMUALAIKUM WR. WB.

SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA,

YANG TERHORMAT JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO, PARA PIMPINAN LEMBAGA TINGGI NEGARA, PARA MENKO DAN MENTERI KIB II,

YANG SAYA HORMATI,

KAPOLRI DAN PARA KAS ANGKATAN,

YANG MULIA PARA DUTA BESAR NEGARA SAHABAT,

HADIRIN DAN UNDANGAN, YANG BERBAHAGIA,

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA, DAN PEGAWAI NEGE­RI SIPIL TNI SERTA SEGENAP PESERTA UPACARA YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN, 

SEBAGAI INSAN HAMBA TUHAN YANG BERIMAN DAN BER­TAKWA, MARILAH KITA TIDAK HENTI-HENTINYA MEMANJATKAN PUJI DAN SYUKUR KE HADIRAT TUHAN YANG MAHA ESA, KARENA ATAS RAHMAT DAN KARUNIA-NYA, PADA HARI INI KITA DAPAT HADIR DI TEMPAT INI DALAM RANGKA MENGIKUTI UPACARA SERAH TERIMA JABATAN PANGLIMA TENTARA NASIONAL INDONESIA DARI JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO KEPADA SAYA SELAKU PEJABAT PANGLIMA TNI YANG BARU.

BARU SAJA KITA CERMATI SAMBUTAN JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO SELAKU MANTAN PANGLIMA TNI, YANG WALAUPUN SINGKAT NAMUN SANGAT SARAT DENGAN MAKNA, KESAN DAN PESAN SELAMA BELIAU MENJABAT SEBAGAI PANGLIMA  TNI.   SELAIN ITU, JUGA TELAH KITA DENGARKAN HARAPAN-HARAPAN BELIAU TERHADAP KITA SEMUA JAJARAN TNI DALAM MENYONGSONG TUGAS-TUGAS MASA MENDATANG.   TUGAS TNI MENDATANG TIDAK AKAN MENJADI SEMAKIN RINGAN, KARENA AKAN DIHADAPKAN DENGAN BERBAGAI TANTANGAN YANG SEMAKIN KOMPLEKS, SEIRING DENGAN PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS YANG SEMAKIN CEPAT.  

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA DAN PNS TNI PESERTA UPACARA SERTA HADIRIN SEKALIAN,

PADA KESEMPATAN YANG BAIK INI SAYA INGIN MENGAWALI TUGAS SAYA DENGAN MENGUCAP BISMILLAHIRROHMANNIRROHIM, SEMOGA DALAM PELAKSANAAN TUGAS KE DEPAN, KITA SENANTIASA DIBERIKAN PETUNJUK DAN KEKUATAN OLEH TUHAN YANG MAHA ESA, ALLAH  S.W.T, SEHINGGA AMANAH DAN TANGGUNG JAWAB SEBAGAI PANGLIMA TNI DAPAT SAYA JALANKAN SEBAIK-BAIKNYA.

SAYA JUGA INGIN MENYAMPAIKAN TERIMA KASIH KEPADA PARA SESEPUH TNI, PARA PERWIRA SENIOR, TERUTAMA JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO, REKAN-REKAN PERWIRA SERTA SELURUH ANGGOTA TNI DIMANAPUN BERADA DAN BERTUGAS, JUGA KEPADA NEGARA DAN RAKYAT INDONESIA ATAS DUKUNGAN DAN KEPERCAYAAN YANG TELAH DIBERIKAN KEPADA SAYA.  SEMOGA HAL TERSEBUT AKAN MEMPERTINGGI SEMANGAT DAN KEKUATAN BAGI DIRI SAYA, DALAM MENGEMBAN TUGAS JABATAN SEBAGAI PANGLIMA TNI.

SAYA MENYADARI SEPENUHNYA BAHWA TANTANGAN TUGAS TNI KEDEPAN TIDAKLAH SEMAKIN RINGAN DALAM MENEGAKKAN KEDAULATAN NEGARA, MENJAGA KEUTUHAN WILAYAH DAN MELINDUNGI SEGENAP BANGSA DAN TUMPAH DARAH INDONESIA, DIHADAPKAN KEPADA KECENDERUNGAN PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS SAAT INI.

 NAMUN DEMIKIAN, DENGAN MENGACU KEPADA UNDANG-UNDANG NOMOR 34 TAHUN 2004 DAN LANDASAN YANG TELAH DICANANGKAN OLEH JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO BERUPA KEBIJAKAN SAPTA TUNGGAL DAN RENCANA STRATEGIS TAHUN 2010-2024 DALAM RANGKA PEMBANGUNAN KEKUATAN POKOK MINIMUM ATAU MINIMUM ESSENTIAL FORCE (MEF) DENGAN KONSEP TRI MATRA TERPADU, MAKA TANTANGAN TUGAS SEBERAT APAPUN AKAN DAPAT DIHADAPI TNI SECARA PROFESIONAL DAN PROPORSIONAL.

OLEH KARENA ITU, SAYA SELAKU PANGLIMA TNI YANG BARU BESERTA SELURUH JAJARAN TNI MEMBERIKAN APRESIASI TERHADAP JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO YANG TELAH MENCANANGKAN BERBAGAI KEBIJAKAN DAN STRATEGI DEMI KEBERHASILAN TUGAS POKOK TNI.

SELANJUTNYA SAYA AKAN BERUSAHA MENERUSKAN KEBIJAKAN TERSEBUT DENGAN SEMANGAT SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS, AGAR SEGALA BENTUK TANTANGAN TUGAS, BETAPAPUN BERATNYA AKAN DAPAT KITA SELESAIKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA. KARENA KITA SEMUA MEMAHAMI DAN MENYADARI, BAHWA SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS YANG DILANDASI SEMANGAT KEBERSAMAAN, SERTA MILITANSI MERUPAKAN KUNCI KEBERHASILAN DALAM SETIAP PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS TNI.

 DALAM KAITAN PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS TNI TERSEBUT, SUDAH TENTU SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS, YANG KITA BANGUN BUKAN SAJA ANTAR PRAJURIT TNI SEMATA, MELAINKAN HARUS KITA BANGUN ANTAR TNI DAN ANTAR MANTAN SERTA SESEPUH TNI DENGAN MEMBANGUN KEBERSAMAAN SALING ASAH, SALING ASIH DAN SALING ASUH, GUNA MEMBANGUN TNI YANG MEMILIKI KREDIBILITAS DAN KAPABILITAS, SERTA DICINTAI RAKYAT.

KITA SEMUA MENYADARI, BAHWA SAMPAI DENGAN SAAT INI TNI YANG KITA CINTAI MASIH MENGHADAPI BERBAGAI KETERBATASAN DAN KENDALA DALAM BERBAGAI ASPEK. NAMUN DEMIKIAN  KITA SADARI PULA BAHWA KETERBATASAN DAN KENDALA TERSEBUT BUKAN HANYA MENJADI KEWAJIBAN TNI SENDIRI UNTUK MEMECAH­KANNYA, NAMUN JUGA DIPERLUKAN PERAN SERTA PIHAK-PIHAK LAIN DARI LUAR TNI. KETERLIBATAN DAN DUKUNGAN PARA SESEPUH, PARA SENIOR, ANGGOTA MASYARAKAT, PARLEMEN, DAN PEMERINTAH MEMILIKI KONTRIBUSI YANG SANGAT BESAR DALAM MEMBANGUN TNI, YANG HARUS MAMPU MENGEMBAN TUGAS POKOKNYA DI MASA DEPAN.

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA DAN PNS TNI PESERTA UPACARA SERTA HADIRIN SEKALIAN,

BAPAK JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO ADALAH SOSOK SEORANG PERWIRA YANG BERWAWASAN LUAS, DAN SARAT DENGAN BERBAGAI PENGALAMAN TUGAS. BELIAU SELALU BERADA PADA RAMBU DAN NORMA YANG BENAR, BERPIKIR POSITIF, SERTA SELALU MENGAKOMODIR DENGAN BIJAKSANA SETIAP SARAN YANG BERSIFAT MEMBANGUN.  OLEH KARENA ITU, DI DALAM MENANGGAPI SESUATU PERMASALAHAN YANG ADA, BELIAU SELALU DAPAT MENGAMBIL KEPUTUSAN  DENGAN TEPAT. 

KITA SEMUA MENGETAHUI, BAHWA MASA JABATAN JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO DIWARNAI DENGAN BERBAGAI TANTANGAN TUGAS YANG SANGAT KOMPLEKS DENGAN INTENSITAS YANG SANGAT TINGGI, DAN BELIAU MAMPU MENGATASI SEMUANYA ITU DENGAN SUATU KEPUTUSAN YANG CEPAT, TEPAT, DAN BENAR, SERTA TIDAK BERTENTANGAN UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN YANG BERLAKU.

HAL INILAH MENURUT HEMAT SAYA YANG MENJADI SALAH SATU KUNCI KEBERHASILAN BELIAU DALAM MENANGANI BERBAGAI MASALAH KRUSIAL YANG DIHADAPI SELAMA MELAKUKAN TUGAS-TUGAS DI JAJARAN TNI TERMASUK SEMASA BELIAU MENJABAT SEBAGAI PANGLIMA TNI.

SEMUA ITU TIADA LAIN ADALAH WUJUD ATAU SOSOK SEORANG PANGLIMA YANG MEMILIKI KOMITMEN DAN LOYALITASNYA YANG LUAR BIASA DALAM MENGABDIKAN DIRI KEPADA TNI, BANGSA DAN NEGARA SERTA KEPEDULIANNYA TERHADAP NASIB PARA PRAJURIT. CITA-CITA BELIAU UNTUK MEWUJUDKAN TNI SOLID, PROFESIONAL, TANGGUH, MODERN, BERWAWASAN KEBANGSAANDAN DICINTAI RAKYAT, BUKAN MERUPAKAN JARGON SEMATA, NAMUN HAL ITU TELAH BELIAU LAKSANAKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH PADA SAAT MENJABAT SEBAGAI PANGLIMA TNI.  KESEMUANYA ITU MERUPAKAN INDIKATOR BAHWA BELIAU MEMPUNYAI KOMITMEN YANG KUAT DALAM MELAKSANAKAN REFORMASI INTERNAL TNI.  

DENGAN LATAR BELAKANG SIKAP, KEPRIBADIAN DAN KEMATANGAN DIRI  SEPERTI ITU, KITA SEMUA YAKIN BAHWA BELIAU PASTI AKAN SELALU BERHASIL DENGAN BAIK DI MANAPUN BELIAU AKAN MELANJUTKAN TUGAS PENGABDIAN WALAUPUN TIDAK LAGI BERADA DI JAJARAN TNI.

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA DAN PNS TNI PESERTA UPACARA SERTA HADIRIN SEKALIAN,

AKHIRNYA PADA HARI INI, ATAS NAMA PRIBADI DAN KELUARGA, SERTA SELURUH JAJARAN TNI, MENYAMPAIKAN RASA HORMAT, BANGGA DAN TERIMAKASIH YANG SEBESAR-BESARNYA KEPADA JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO, ATAS SEMUA PENGABDIAN YANG SUDAH BAPAK BERIKAN KEPADA TNI, NEGARA DAN BANGSA SELANJUTNYA KITA SEMUA MENGUCAPKAN SELAMAT JALAN DALAM MEMASUKI MASA PURNAWIRA.

SAYA SAMPAIKAN PULA TERIMA KASIH DAN PENGHARGAAN YANG SETINGGI-TINGGINYA KEPADA IBU ANGKY DJOKO SANTOSO YANG SELAMA INI TELAH MEMPUNYAI ANDIL YANG SANGAT BESAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA PRAJURIT MELALUI ORGANISASI DHARMA PERTIWI DAN IKKT DENGAN BERBAGAI KEGIATANNYA. 

SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SENANTIASA BERKENAN MELINDUNGI DAN MEMBIMBING KITA SEMUA DALAM MELANJUTKAN TUGAS PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA YANG KITA CINTAI BERSAMA.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH.

WASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.

PANGLIMA TNI



AGUS SUHARTONO, S.E.

                                                                  LAKSAMANA TNI

LAKSAMANA MADYA SOEPARNO KASAL BARU

LAKSAMANA MADYA SOEPARNO KASAL BARU Surabaya, 30 September 2010 Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Djoko Santoso bertindak sebagai Inspektur Upacara (IRUP) dalam serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dari Laksamana TNI Agus Suhartono, SE. kepada Laksamana Madya TNI Soeparno. Upacara kebesaran militer itu berlangsung dengan khimad dan sederhana di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya. Kamis (30/9). Laksamana TNI Agus Suhartono, SE. selanjutnya akan menempati jabatan barunya sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (Panglima TNI) menggantikan Jenderal TNI Djoko Santoso. Sedangkan Laksamana Madya TNI Soeparno sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal). Perwira lulusan Akademi TNI Angkatan laut Angkatan 24 tahun 1978 itu merupakan putra kelahiran Surabaya 28 September 1955. Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dalam amanatnya mengatakan serahterima jabatan Kepala Staf Angkatan laut ini, merupakan proses alamiah dan wajar dalam suatu organisasi, namun memiliki arti penting, yang bernilai strategis, baik bagi TNI Angkatan Laut khsusnya maupun bagi TNI pada umumnya. Proses ini merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan kesinambungan kepemimpinan organisasi TNI Angkatan Laut. Dengan demikian, mekanisme pergantian jabatan seperti ini, bukan hanya sekedar pergantian personel semata, akan tetapi lebih bermakna substansial, sebagai suatu kontinuitas Visi dan Misi TNI Angkatan Laut, sekaligus merupakan bagian dari upaya dinamisasi organisasi agar senantiasa mampu menghadapi tantangan tugas sesuai dengan dinamika perkembangan lingkungan yang senantiasa berubah setiap saat. Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan pesan dan harapan, yaitu diantaranya agar memantapkan keimanan dan ketataqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas, kehidupan prajurit, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tugas pokok TNI adalah menjaga kedaulatan negara, keutuhan tanah air dan keselamatan rakyat. Oleh karena itu, tempatkn tugas diatas segala-galanya, karena tugas adalah kehormatan, harga diri dan kebanggaan. “Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban, keunggulan moral serta senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas, kata Panglima TNI. Tingkatkan kewaspadaan dengan mencermati dan mengantisipasi perkembangan situasi dengan terus menerus terhadap adanya ancaman yang merongrong kedaulatan negara di laut dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelihara dan tingkatkan profesionalitas sebagai prajurit matra laut yang diwujudkan melalui pemantapan pendidikan secara berjenjang dan penyelenggaran latihan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut. “Bina soliditas satuan, tegakan rantai komando dan mantapkan keastuan komando di setiap strata kepemimpinan satuan TNI Angkatan Laut, sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas.,”tegas Panglima TNI. Selesai pelaksanaan Upacara Sertijab Kasal dilanjutkan dengan demo beladiri karate yang diikuti sebanyak 150 prajurit Koarmatim dan Marinir. Kemudian dilanjutkan dengan Defille pasukan. Pada pelakansanaan upacara parade dan defile ini diadakan penilaian dengan hasil, keluar sebagai juara pertama lomba parade adalah kompi 2 batalyon 3 kompi Bintara Koarmatim, juara defile batalyon 5 dari Pasmar 1. Kegiatan serahterima jabatan Kasal ini dihadiri ke dua Kepala Staf Angkatan dan pejabat Muspida Tk. I Jatim. Kepala Dispenarmatim Letkol Laut Drs. Yayan Sugiana
sumber:penarmatim,  Tanggal : 30 /09 /2010

TNI AL ADAKAN LOMBA KARYA TULIS DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI DHARMA SAMUDERA TAHUN 2011

Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera tanggal 15 Januari 2011 akan dilaksanakan lomba karya tulis bagi anggota militer dan PNS TNI AL serta untuk umum dengan tema “Semangat Pertempuran Laut Aru Kita Tingkatkan Pemberdayaan Potensi Pulau-Pulau Terluar Dan Wilayah Perbatasan Republik Indonesia”. Lomba karya tulis ini bertujuan untuk menggugah dan menggali gagasan serta pemikiran dari anggota TNI AL dan masyarakat umum tentang wawasan kemaritiman dalam rangka mendukung pembangunan sektor kelautan.
 
Tata cara penulisan dengan ketentuan sebagai berikut: peserta adalah perorangan, materi tulisan bebas baik berupa telaahan, hasil kajian, sistem, metoda maupun penemuan baru hasil penelitian. Tulisan diketik satu setengah spasi pada kertas HVS ukuran A4, huruf Arial font 12, tebal minimal 20 halaman dan dijilid dengan sampul warna biru untuk peserta TNI AL serta warna kuning untuk peserta umum.      
 
Kriteria penilaian meliputi kelengkapan persyaratan nilai 10, materi dan sistematika tulisan nilai 75, penggunaan bahasa yang baik dan benar sesuai EYD nilai 15, maksimal nilai 100. Karya yang dilombakan belum pernah diikutkan dalam lomba karya tulis manapun. Karya tulis dijilid rangkap dua dan menyertakan copy CD dalam sampul tertutup dikirim kepada panitia LKT Dharma Samudera 2010, Dispenal Gedung B-4 lantai 2 Mabesal Cilangkap Jaktim 13870, paling lambat tanggal 10 Desember 2010 cap pos. Setiap tulisan dari anggota TNI AL harus disahkan kasatker dan tulisan menjadi milik panitia. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi panitia ke telepon (021) 8723311 dan (021) 8723308.
           
Akan dipilih tiga peserta terbaik dari TNI AL dan umum, tiga peserta untuk juara harapan dan kepada para pemenang akan diberikan piagam penghargaan dan hadiah berupa uang. Pengumuman pemenang dimuat di majalah Cakrawala dan website TNI AL di www.tnial.mil.id. Besarnya hadiah uang bagi pemenang lomba adalah : juara satu Rp 3.000.000,- juara kedua Rp 2.000.000,- dan juara ketiga Rp 1.000.000,-. Sedangkan hadiah juara harapan satu Rp sebesar 600.000,- dan juara harapan dua Rp 500.000,- . Piagam penghargaan dan hadiah uang bagi juara satu, dua dan tiga baik dari TNI AL maupun umum akan diserahkan pada upacara peringatan Hari Dharma Samudera tanggal 15 Januari 2011.
  sumber:Tuesday, July 13, 2010 3:25 PM by dispenal

TNI AL ADAKAN LOMBA PENULISAN ARTIKEL

Sebagai salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari TNI Angkatan Laut dan Hari Armada ke-65, TNI Angkatan Laut menyelenggarakan lomba penulisan artikel yang terbuka untuk umum, baik warga sipil maupun militer yang berhadiah puluhan juta rupiah.
 
Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, S.Sos., SH., MM., dalam sambutannya pada acara Buka Puasa Bersama keluarga besar Dispenal di Mabesal, Jakarta.
 
“Kita semua harus mendukung lomba penulisan artikel ini dan ikut ensosialisasikannya kepada masyarakat luas untuk mencari masukan-masukan positif dari masyarakat, terutama para cerdik pandai dalam rangka mewujudkan TNI AL yang kuat dalam menjaga kedaulatan NKRI dan dicintai rakyat”, ujar Kadispenal.
 
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para penulis, lanjut Kadispenal, TNI AL akan memberikan piagam penghargaan dan hadiah uang dalam jumlah puluhan juta rupiah, masing-masing untuk juara I memperoleh piagam dan uang tunai sebesar Rp 10 juta, juara II Rp 7,5 juta, juara III Rp 5 juta , juara harapan I Rp 2,5 juta, juara harapan II Rp 1,5 juta dan terakhir untuk juara harapan III Rp 1 juta.
 
Sedangkan untuk artikel yang dapat mengikuti lomba, haruslah mencakup beberapa tema yang ditentukan, pertama “Mewujudkan Minimum Essential Force TNI AL untuk Menjamin Kedaulatan Negara dan Keutuhan Wilayah Melindungi Kehormatan dan Keselamatan Bangsa serta Menegakkan Hukum di Perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia”, kemudian kedua “Mewujudkan Visi dan Misi TNI AL Sinergitas Peran Media Massa ke Depan merupakan Implementasi dalam Mendukung Operasi Militer Selain Perang”, dan yang ketiga adalah “Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Peran Media Massa Ikut Serta dalam Menyukseskan Reformasi Birokrasi TNI Guna Mewujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit TNI AL”.
 
Selain itu, naskah artikel yang dilombakan telah dimuat terlebih dahulu di media massa cetak pada periode 17 Agustus sampai dengan 17 Nopember 2010, melampirkan data diri dan kliping tulisan yang dimuat di media massa cetak (koran, tabloid atau majalah) serta dikirimkan ke Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Gedung B4 Lantai 2, Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, kode pos 13870 selambat-lambatnya tanggal 17 Nopember 2010 cap pos. Untuk informasi lebih lanjut peserta lomba dapat menghubungi panitia di nomor telepon 021-8723308.
 
Sementara itu kriteria penilaian dari artikel yang dilombakan meliputi, karya haruslah orisinil bukan hasil plagiasi, aktual, mengandung hal-hal baru, membuka insiprasi dan menggunakan bahasa popular.
 
Para pemenang Lomba Penulisan Artikel Keangkatanlautan tahun ini, akan diumumkan pada tanggal 30 Nopember 2010 melalui media massa, website TNI AL di www.tnial.mil.id, Radio Jalesveva Jayamahe 107.9 FM dan akan dihubungi oleh panitia lomba.
 
“Hadiah uang dalam jumlah puluhan juta rupiah adalah nilai yang tidak seberapa, dibandingkan dengan buah karya pemikiran anak bangsa yang dituangkan dalam bentuk tulisan, dan diharapkan dapat menggugah segenap komponen bangsa, sekaligus mengembalikan mindset untuk mengarahkan perhatian kita ke laut”, kata Kadispenal Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara.
sumberTuesday, September 21, 2010 8:46 AM by dispenal

Data Pengunjung Februari 2010

Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

Seragam Pramuka Saka Bahari

Seragam Pramuka Saka Bahari

Mendapat arahan dari Kakak-kakak

Mendapat arahan dari Kakak-kakak

Tongkat Pora

Tongkat Pora
Pernikahan Kak Fauzi & kak Wanti

Badgenya dipasang biar siap dilantik....

Badgenya dipasang biar siap dilantik....

Paling Populer

Menyediakan Berbagai Kebutuhan Atribut Pramuka :



Perlengkapan dan Peralatan Pramuka