Senin, 30 April 2012
Pelantikan CATA Angkatan 17
Makrab Keluarga Besar Saka Bahari Yogyakarta
Rabu, 25 April 2012
Kamis, 19 April 2012
Selamat jalan Kak Laks TNI (Pur) Sudomo
Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Mantan menteri tenaga kerja dan Menkopolkam di era Orde Baru, Laksamana Purnawirawan Sudomo tutup usia saat dirawat di RS Pondok Indah Jakarta, Selasa (18/4) sekitar pukul 10.05 WIB.
Senin (16/4) Sudomo dilaporkan terbaring koma di ruang ICU lantai 2 Rumah Sakit (RS) Pondok Indah, Jakarta Selatan. Senin (16/4). Mantan Menteri Tenaga Kerja, dan Menkopolkam era Orde Baru ini dirawat sejak Sabtu, (14/4) karena diduga terkena stroke batang otak.
Kondisi pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 20 September 1926 masih dirawat intensif dan mengenakan infus. ''Bapak belum sadarkan diri, dan masih diinfus,'' ujar menantu Sudomo, Djoko Tabiat, ditemui di RS Pondok Indah, Jakarta, Senin (16/4).
Tampak sejumlah anggota keluarga dan kerabat mendampingi Sudomo yang masih terbaring koma. ''Bapak tiba-tiba tak sadarkan diri seusai menghadiri acara resepsi. Setelah menjalani CT Scan, dokter memasangkan monitor jantung. Kata dokter ada pendarahan di otak tengah yang terkena batang otaknya dan agak parah. Kata dokter recoverynya kecil,'' tuturnya.
Laksamana TNI (Purnawirawan) Sudomo akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 19/4.
Rencananya proses pemakaman akan dimulai pukul 09.00 wib dan dipimpin langsung Wakil Presiden Boediono.
Tampak hadir juga mantan Presiden BJ Habibie dan mantan Wapres Tri Sutrisno tampak mengenakan baju batik sementara Bj Habibie mengenakan baju putih dan mengenakan peci.
Keduanya tampak akrab berbincang-bincang. Jenazah sendiri masih dalam perjalanan menuju TMP Kalibata. Wapres Boediono juga masih belum terlihat.
Senin (16/4) Sudomo dilaporkan terbaring koma di ruang ICU lantai 2 Rumah Sakit (RS) Pondok Indah, Jakarta Selatan. Senin (16/4). Mantan Menteri Tenaga Kerja, dan Menkopolkam era Orde Baru ini dirawat sejak Sabtu, (14/4) karena diduga terkena stroke batang otak.
Kondisi pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 20 September 1926 masih dirawat intensif dan mengenakan infus. ''Bapak belum sadarkan diri, dan masih diinfus,'' ujar menantu Sudomo, Djoko Tabiat, ditemui di RS Pondok Indah, Jakarta, Senin (16/4).
Tampak sejumlah anggota keluarga dan kerabat mendampingi Sudomo yang masih terbaring koma. ''Bapak tiba-tiba tak sadarkan diri seusai menghadiri acara resepsi. Setelah menjalani CT Scan, dokter memasangkan monitor jantung. Kata dokter ada pendarahan di otak tengah yang terkena batang otaknya dan agak parah. Kata dokter recoverynya kecil,'' tuturnya.
Laksamana TNI (Purnawirawan) Sudomo akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 19/4.
Rencananya proses pemakaman akan dimulai pukul 09.00 wib dan dipimpin langsung Wakil Presiden Boediono.
Tampak hadir juga mantan Presiden BJ Habibie dan mantan Wapres Tri Sutrisno tampak mengenakan baju batik sementara Bj Habibie mengenakan baju putih dan mengenakan peci.
Keduanya tampak akrab berbincang-bincang. Jenazah sendiri masih dalam perjalanan menuju TMP Kalibata. Wapres Boediono juga masih belum terlihat.
Selasa, 13 Maret 2012
MANTAN KETUA DKC KWARCAB KOTA MALANG JADI PANGARMATIM
Agung Pramono sekitar tahun 1979-80, adalah Ketua Dewan Kerja Cabang Kwartir Cabang Kota Malang,.....Dari Gugus Depan 103 RS. Soepraoen Malang. Kini dilantik sebagai Panglima Armada Timur
Selasa, 14 Februari 2012
Raja Swedia Bertemu Sultan Bahas Pramuka
Raja Carl XVI Gustaf dari Swedia, hari ini mengawali turnya ke Yogyakarta hingga 3 Februari 2012. Kunjungan Raja Swedia ini terkait dengan kapasitasnya sebagai Ketua Yayasan Pramuka se-Dunia.
Kedatangan Ketua World Scout Foundation (WSF) ini merupakan kunjungan kehormatan dalam rangka meninjau lokasi calon proyek MoP (Messenger of Peace) Preserve Local and Traditional Culture di Bantul.
Raja Carl XVI Gustaf akan mengunjungi sejumlah tempat di Yogyakarta, seperti Candi Borobudur. Dia juga dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka DIY.
"Pada hari Rabu tanggal 01 Februari 2012 beliau akan ke Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY untuk melihat dan observasi lokasi, kegiatan kemasyarakatan, juga kegiatan gugus depan di daerah tersebut," kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Azrul Azwar di Yogyakarta, Senin 30 Januari 2012.
"Selain itu juga akan melihat kehidupan sehari-hari masyarakat, kegiatan-kegiatan pemuda, karang taruna dan pelajar."
Menurutnya Kabupaten Bantul adalah daerah pertama yang menjadi obyek program MoP. Pendanaan program ini akan didukung oleh World Scout Foundation.
"Kegiatan kemasyarakatan Desa Wukirsari akan dijadikan percontohan dalam rangka membentuk budaya hidup modern yang tetap berpedoman pada kearifan lokal dan kemayarakatan," ujar Azrul.
"Dengan kegiatan kemasyarakatan (sesuai dengan kehidupan sehari-hari) tujuannya agar bisa membentuk karakter pemuda yang kuat dan berjiwa luhur, serta jiwa kewirausahaan."
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantul, EB Nurcahyo mengatakan kedatangan Raja Swedia ini juga akan melakukan peresmian pendapa di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. "Kunjungan ini ditangkap sebagai sinyal baik dalam rangka pengembangan gerakan Kepramukaan di Bantul," katanya.
Nurcahyo menyatakan Raja Carl Gustaf memilih kunjungan ke Indonesia lantaran dari 30.000 pramuka di seluruh dunia, Indonesia memiliki 20.000 anggota. Sebagai apresiasi Carl Gustaf memberikan hibah bagi daerah yang dipandang mampu mengembangkan kearifan lokal dengan baik.
"Dari sekian banyak daerah, Bantul terpilih karena dianggap mampu mengembangkan kearifan lokal dengan baik, yakni kerajinan tatah sungging, batik, dan karawitan. Hibah raja Swedia ini diwujudkan dengan pembangunan pendapa dengan alokasi dana sekitar Rp300 juta untuk pelatihan kegiatan seperti tatah sungging, membatik dan karawitan," ujarnya. (ren)
Kedatangan Ketua World Scout Foundation (WSF) ini merupakan kunjungan kehormatan dalam rangka meninjau lokasi calon proyek MoP (Messenger of Peace) Preserve Local and Traditional Culture di Bantul.
Raja Carl XVI Gustaf akan mengunjungi sejumlah tempat di Yogyakarta, seperti Candi Borobudur. Dia juga dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka DIY.
"Pada hari Rabu tanggal 01 Februari 2012 beliau akan ke Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY untuk melihat dan observasi lokasi, kegiatan kemasyarakatan, juga kegiatan gugus depan di daerah tersebut," kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Azrul Azwar di Yogyakarta, Senin 30 Januari 2012.
"Selain itu juga akan melihat kehidupan sehari-hari masyarakat, kegiatan-kegiatan pemuda, karang taruna dan pelajar."
Menurutnya Kabupaten Bantul adalah daerah pertama yang menjadi obyek program MoP. Pendanaan program ini akan didukung oleh World Scout Foundation.
"Kegiatan kemasyarakatan Desa Wukirsari akan dijadikan percontohan dalam rangka membentuk budaya hidup modern yang tetap berpedoman pada kearifan lokal dan kemayarakatan," ujar Azrul.
"Dengan kegiatan kemasyarakatan (sesuai dengan kehidupan sehari-hari) tujuannya agar bisa membentuk karakter pemuda yang kuat dan berjiwa luhur, serta jiwa kewirausahaan."
Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantul, EB Nurcahyo mengatakan kedatangan Raja Swedia ini juga akan melakukan peresmian pendapa di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. "Kunjungan ini ditangkap sebagai sinyal baik dalam rangka pengembangan gerakan Kepramukaan di Bantul," katanya.
Nurcahyo menyatakan Raja Carl Gustaf memilih kunjungan ke Indonesia lantaran dari 30.000 pramuka di seluruh dunia, Indonesia memiliki 20.000 anggota. Sebagai apresiasi Carl Gustaf memberikan hibah bagi daerah yang dipandang mampu mengembangkan kearifan lokal dengan baik.
"Dari sekian banyak daerah, Bantul terpilih karena dianggap mampu mengembangkan kearifan lokal dengan baik, yakni kerajinan tatah sungging, batik, dan karawitan. Hibah raja Swedia ini diwujudkan dengan pembangunan pendapa dengan alokasi dana sekitar Rp300 juta untuk pelatihan kegiatan seperti tatah sungging, membatik dan karawitan," ujarnya. (ren)
Langganan:
Entri (Atom)
Paling Populer
-
ARMATIM (12/9) - Peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-63 tahun 2008 yang akan dipusatkan di Dermaga Pangkalan Komando Armada RI Kawasan Timur...
-
DISPENAL (12/9) - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Madya TNI Tedjo Edhi Purdijanto, S.H., didampingi Koordinator Staf Ahli Kasal ...
-
1-2 Maret 2008 Lanal Yogyakarta lantik 33 calon anggota Saka Bahari Jogja ...Usai menjalani pelatihan selama 1 bulan, sebanyak 33...
-
Taman Laut terindah di Indonesia yang mana?. Sulit untuk menilai mana yang terindah. Lantaran Indonesia memiliki banyak Taman Laut yang t...
-
Surabaya, 13 Agustus 2010 KRI Surabaya (SBY) dengan nomor lambung 591 merupakan Kapal Perang RI (KRI) jenis Landing Platform Dock (LPD) yang...














