Follow by Email

Rabu, 08 Desember 2010

Debit Lahar di Kali Code Menurun, Warga Tetap Waspada

Banjir Lahar di Kali Code Yogyakarta - Pada Jumat malam ini, debit lahar Kali Code yang membelah Kota Yogyakarta turun jika dibandingkan pada siang tadi. Meski demikian warga yang tinggal di sekitar kali tetap waspada.

"Saya tinggal di pinggir Code. Alhamdulillah saat ini debit air di kali code yang bercampur dengan lahar dingin sudah mulai menurun," kata Agung K Wibowo, warga Blunyah Gede, Sinduadi, Mlati, Sleman, Yogyakarta, Jumat (5/11/2010) pukul 20.15 WIB.

Dijelaskan dia, rumahnya berjarak sekitar 70 meter dari Kali Code. Kondisi kali tersebut bisa dilihat dari rumahnya.

"Tadi siang, air sudah mencapai bibir kali. Tapi sekarang sudah jauh menurun hingga sekitar 50 cm," sambung Agung.

Ditambahkan dia, beberapa tetangganya sudah mulai meninggalkan rumah karena takut terkena luapan lahar .
diposting dari .http://gresnews.com

Minggu, 28 November 2010

Distribusi di Daerah Srimulyo dan Siti Mulyo

Aktifitas Posko SATKOBAR DIY pada tanggal 26 November 2010 telah menyalurkan bantuan di daerah Srimulyo dan Siti Mulyo, Piyungan Kab.Bantul.Di posko tersebut terdapat pengungsi yang berasal dari Argomulyo, Cangkringan dan beberapa daerah di lereng merapi lainnya yang kini telah kehilangan seluruh harta benda dan tidak mempunyai tempat tinggal lagi.

Posko Satkobar DIY menyalurkan bantuan yang telah dipercayakan kepada Posko Satkobar DIY yaitu berasal dari Seluruh Elemen Masyarakat, Mapala Bandung Selatan, Saka Bahari Bitung, dan tentunya dukungan penuh dari Pinsaka Bahari Nasional.

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung adanya Posko Satkobar DIY.Semoga Amal Ibadahnya diterima Oleh Tuhan Yang Maha Esa. Amin.

Kamis, 11 November 2010

POSKO SAKA BAHARI DIY PEDULI

Kepada kakak-kakak,,..

“POSKO SAKA BAHARI DIY PEDULI” Siap menerima bantuan dalam bentuk apapun untuk Pengungsi Merapi dari kakak-kakak dan akan kami salurkan kepada Pengunsi yg minim menerima bantuan...

Kepedulian kita merupakan samudra Pertolongan bagi mereka...Insya Allah jadi amal berlayar ke surga....

Lokasi Posko SATKOBAR ( Satuan Komando Bahari ) di Dinas Kelautan dan Perikanan ( DKP ) DIY.. jalan Sagan no.III/4, gondokusuman, Yogyakarta.

No Rekening
BPD DIY 22.03.1.02003-2 a/n Wuri Handayani
Syariah Mandiri 1547016883 a/n Moch Fauzi
BRI 3014-01-003638-53-1 a/n Fikar Yunizar Eka Pramana
BNI Syariah 0177863828 a/n Apsari Arum Ningtyas

INFO : Fikar : 08562893003, 02749872341
Danik : 085643656602
Wahyu : 081904109096

Sekretariat
SATKOBAR : 082138149493

Senin, 08 November 2010

Pendidikan Dasar Saka Bahari ke 16

Saka Bahari Cabang Kota Yogyakarta beru saja selesai mengadakan Pendidikan Dasar ke 16 dengan jumlah peserta yang mendaftar 128 Personil, Namun setelah melalui seleksi wawancara dan seleksi kegiatan yang dapat lolos menjadi Calon Anggota berjumlah 50 personil.Kegiatan Pendidikan Dasar Saka Bahari kali ini dimulai pada tanggal 24 Oktober 2010 hingga 31 Oktober 2010.Penyampaian materi ruang dilaksanakan pada tanggal 24-29 Oktober 2010 sedangkan materi lapangan dilaksanakan pada tanggal 30-31 Oktober 2010 di Pantai Samas, Bantul dan sekitarnya.Kegiatan didampingi langsung oleh Lettu Dwi Bady JS yang juga menjabat sebagai Paspotmar Lanal Yogyakarta.

Senin, 04 Oktober 2010

AMANAT PANGLIMA TNI PADA UPACARA SERAH TERIMA JABATAN PANGLIMA TNI JAKARTA, 2 OKTOBER 2010



ASSALAMUALAIKUM WR. WB.

SALAM SEJAHTERA UNTUK KITA SEMUA,

YANG TERHORMAT JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO, PARA PIMPINAN LEMBAGA TINGGI NEGARA, PARA MENKO DAN MENTERI KIB II,

YANG SAYA HORMATI,

KAPOLRI DAN PARA KAS ANGKATAN,

YANG MULIA PARA DUTA BESAR NEGARA SAHABAT,

HADIRIN DAN UNDANGAN, YANG BERBAHAGIA,

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA, DAN PEGAWAI NEGE­RI SIPIL TNI SERTA SEGENAP PESERTA UPACARA YANG SAYA CINTAI DAN SAYA BANGGAKAN, 

SEBAGAI INSAN HAMBA TUHAN YANG BERIMAN DAN BER­TAKWA, MARILAH KITA TIDAK HENTI-HENTINYA MEMANJATKAN PUJI DAN SYUKUR KE HADIRAT TUHAN YANG MAHA ESA, KARENA ATAS RAHMAT DAN KARUNIA-NYA, PADA HARI INI KITA DAPAT HADIR DI TEMPAT INI DALAM RANGKA MENGIKUTI UPACARA SERAH TERIMA JABATAN PANGLIMA TENTARA NASIONAL INDONESIA DARI JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO KEPADA SAYA SELAKU PEJABAT PANGLIMA TNI YANG BARU.

BARU SAJA KITA CERMATI SAMBUTAN JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO SELAKU MANTAN PANGLIMA TNI, YANG WALAUPUN SINGKAT NAMUN SANGAT SARAT DENGAN MAKNA, KESAN DAN PESAN SELAMA BELIAU MENJABAT SEBAGAI PANGLIMA  TNI.   SELAIN ITU, JUGA TELAH KITA DENGARKAN HARAPAN-HARAPAN BELIAU TERHADAP KITA SEMUA JAJARAN TNI DALAM MENYONGSONG TUGAS-TUGAS MASA MENDATANG.   TUGAS TNI MENDATANG TIDAK AKAN MENJADI SEMAKIN RINGAN, KARENA AKAN DIHADAPKAN DENGAN BERBAGAI TANTANGAN YANG SEMAKIN KOMPLEKS, SEIRING DENGAN PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS YANG SEMAKIN CEPAT.  

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA DAN PNS TNI PESERTA UPACARA SERTA HADIRIN SEKALIAN,

PADA KESEMPATAN YANG BAIK INI SAYA INGIN MENGAWALI TUGAS SAYA DENGAN MENGUCAP BISMILLAHIRROHMANNIRROHIM, SEMOGA DALAM PELAKSANAAN TUGAS KE DEPAN, KITA SENANTIASA DIBERIKAN PETUNJUK DAN KEKUATAN OLEH TUHAN YANG MAHA ESA, ALLAH  S.W.T, SEHINGGA AMANAH DAN TANGGUNG JAWAB SEBAGAI PANGLIMA TNI DAPAT SAYA JALANKAN SEBAIK-BAIKNYA.

SAYA JUGA INGIN MENYAMPAIKAN TERIMA KASIH KEPADA PARA SESEPUH TNI, PARA PERWIRA SENIOR, TERUTAMA JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO, REKAN-REKAN PERWIRA SERTA SELURUH ANGGOTA TNI DIMANAPUN BERADA DAN BERTUGAS, JUGA KEPADA NEGARA DAN RAKYAT INDONESIA ATAS DUKUNGAN DAN KEPERCAYAAN YANG TELAH DIBERIKAN KEPADA SAYA.  SEMOGA HAL TERSEBUT AKAN MEMPERTINGGI SEMANGAT DAN KEKUATAN BAGI DIRI SAYA, DALAM MENGEMBAN TUGAS JABATAN SEBAGAI PANGLIMA TNI.

SAYA MENYADARI SEPENUHNYA BAHWA TANTANGAN TUGAS TNI KEDEPAN TIDAKLAH SEMAKIN RINGAN DALAM MENEGAKKAN KEDAULATAN NEGARA, MENJAGA KEUTUHAN WILAYAH DAN MELINDUNGI SEGENAP BANGSA DAN TUMPAH DARAH INDONESIA, DIHADAPKAN KEPADA KECENDERUNGAN PERKEMBANGAN LINGKUNGAN STRATEGIS SAAT INI.

 NAMUN DEMIKIAN, DENGAN MENGACU KEPADA UNDANG-UNDANG NOMOR 34 TAHUN 2004 DAN LANDASAN YANG TELAH DICANANGKAN OLEH JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO BERUPA KEBIJAKAN SAPTA TUNGGAL DAN RENCANA STRATEGIS TAHUN 2010-2024 DALAM RANGKA PEMBANGUNAN KEKUATAN POKOK MINIMUM ATAU MINIMUM ESSENTIAL FORCE (MEF) DENGAN KONSEP TRI MATRA TERPADU, MAKA TANTANGAN TUGAS SEBERAT APAPUN AKAN DAPAT DIHADAPI TNI SECARA PROFESIONAL DAN PROPORSIONAL.

OLEH KARENA ITU, SAYA SELAKU PANGLIMA TNI YANG BARU BESERTA SELURUH JAJARAN TNI MEMBERIKAN APRESIASI TERHADAP JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO YANG TELAH MENCANANGKAN BERBAGAI KEBIJAKAN DAN STRATEGI DEMI KEBERHASILAN TUGAS POKOK TNI.

SELANJUTNYA SAYA AKAN BERUSAHA MENERUSKAN KEBIJAKAN TERSEBUT DENGAN SEMANGAT SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS, AGAR SEGALA BENTUK TANTANGAN TUGAS, BETAPAPUN BERATNYA AKAN DAPAT KITA SELESAIKAN DENGAN SEBAIK-BAIKNYA. KARENA KITA SEMUA MEMAHAMI DAN MENYADARI, BAHWA SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS YANG DILANDASI SEMANGAT KEBERSAMAAN, SERTA MILITANSI MERUPAKAN KUNCI KEBERHASILAN DALAM SETIAP PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS TNI.

 DALAM KAITAN PELAKSANAAN TUGAS-TUGAS TNI TERSEBUT, SUDAH TENTU SOLIDITAS DAN SOLIDARITAS, YANG KITA BANGUN BUKAN SAJA ANTAR PRAJURIT TNI SEMATA, MELAINKAN HARUS KITA BANGUN ANTAR TNI DAN ANTAR MANTAN SERTA SESEPUH TNI DENGAN MEMBANGUN KEBERSAMAAN SALING ASAH, SALING ASIH DAN SALING ASUH, GUNA MEMBANGUN TNI YANG MEMILIKI KREDIBILITAS DAN KAPABILITAS, SERTA DICINTAI RAKYAT.

KITA SEMUA MENYADARI, BAHWA SAMPAI DENGAN SAAT INI TNI YANG KITA CINTAI MASIH MENGHADAPI BERBAGAI KETERBATASAN DAN KENDALA DALAM BERBAGAI ASPEK. NAMUN DEMIKIAN  KITA SADARI PULA BAHWA KETERBATASAN DAN KENDALA TERSEBUT BUKAN HANYA MENJADI KEWAJIBAN TNI SENDIRI UNTUK MEMECAH­KANNYA, NAMUN JUGA DIPERLUKAN PERAN SERTA PIHAK-PIHAK LAIN DARI LUAR TNI. KETERLIBATAN DAN DUKUNGAN PARA SESEPUH, PARA SENIOR, ANGGOTA MASYARAKAT, PARLEMEN, DAN PEMERINTAH MEMILIKI KONTRIBUSI YANG SANGAT BESAR DALAM MEMBANGUN TNI, YANG HARUS MAMPU MENGEMBAN TUGAS POKOKNYA DI MASA DEPAN.

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA DAN PNS TNI PESERTA UPACARA SERTA HADIRIN SEKALIAN,

BAPAK JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO ADALAH SOSOK SEORANG PERWIRA YANG BERWAWASAN LUAS, DAN SARAT DENGAN BERBAGAI PENGALAMAN TUGAS. BELIAU SELALU BERADA PADA RAMBU DAN NORMA YANG BENAR, BERPIKIR POSITIF, SERTA SELALU MENGAKOMODIR DENGAN BIJAKSANA SETIAP SARAN YANG BERSIFAT MEMBANGUN.  OLEH KARENA ITU, DI DALAM MENANGGAPI SESUATU PERMASALAHAN YANG ADA, BELIAU SELALU DAPAT MENGAMBIL KEPUTUSAN  DENGAN TEPAT. 

KITA SEMUA MENGETAHUI, BAHWA MASA JABATAN JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO DIWARNAI DENGAN BERBAGAI TANTANGAN TUGAS YANG SANGAT KOMPLEKS DENGAN INTENSITAS YANG SANGAT TINGGI, DAN BELIAU MAMPU MENGATASI SEMUANYA ITU DENGAN SUATU KEPUTUSAN YANG CEPAT, TEPAT, DAN BENAR, SERTA TIDAK BERTENTANGAN UNDANG-UNDANG DAN PERATURAN YANG BERLAKU.

HAL INILAH MENURUT HEMAT SAYA YANG MENJADI SALAH SATU KUNCI KEBERHASILAN BELIAU DALAM MENANGANI BERBAGAI MASALAH KRUSIAL YANG DIHADAPI SELAMA MELAKUKAN TUGAS-TUGAS DI JAJARAN TNI TERMASUK SEMASA BELIAU MENJABAT SEBAGAI PANGLIMA TNI.

SEMUA ITU TIADA LAIN ADALAH WUJUD ATAU SOSOK SEORANG PANGLIMA YANG MEMILIKI KOMITMEN DAN LOYALITASNYA YANG LUAR BIASA DALAM MENGABDIKAN DIRI KEPADA TNI, BANGSA DAN NEGARA SERTA KEPEDULIANNYA TERHADAP NASIB PARA PRAJURIT. CITA-CITA BELIAU UNTUK MEWUJUDKAN TNI SOLID, PROFESIONAL, TANGGUH, MODERN, BERWAWASAN KEBANGSAANDAN DICINTAI RAKYAT, BUKAN MERUPAKAN JARGON SEMATA, NAMUN HAL ITU TELAH BELIAU LAKSANAKAN DENGAN SUNGGUH-SUNGGUH PADA SAAT MENJABAT SEBAGAI PANGLIMA TNI.  KESEMUANYA ITU MERUPAKAN INDIKATOR BAHWA BELIAU MEMPUNYAI KOMITMEN YANG KUAT DALAM MELAKSANAKAN REFORMASI INTERNAL TNI.  

DENGAN LATAR BELAKANG SIKAP, KEPRIBADIAN DAN KEMATANGAN DIRI  SEPERTI ITU, KITA SEMUA YAKIN BAHWA BELIAU PASTI AKAN SELALU BERHASIL DENGAN BAIK DI MANAPUN BELIAU AKAN MELANJUTKAN TUGAS PENGABDIAN WALAUPUN TIDAK LAGI BERADA DI JAJARAN TNI.

PARA PERWIRA, BINTARA, TAMTAMA DAN PNS TNI PESERTA UPACARA SERTA HADIRIN SEKALIAN,

AKHIRNYA PADA HARI INI, ATAS NAMA PRIBADI DAN KELUARGA, SERTA SELURUH JAJARAN TNI, MENYAMPAIKAN RASA HORMAT, BANGGA DAN TERIMAKASIH YANG SEBESAR-BESARNYA KEPADA JENDERAL TNI DJOKO SANTOSO, ATAS SEMUA PENGABDIAN YANG SUDAH BAPAK BERIKAN KEPADA TNI, NEGARA DAN BANGSA SELANJUTNYA KITA SEMUA MENGUCAPKAN SELAMAT JALAN DALAM MEMASUKI MASA PURNAWIRA.

SAYA SAMPAIKAN PULA TERIMA KASIH DAN PENGHARGAAN YANG SETINGGI-TINGGINYA KEPADA IBU ANGKY DJOKO SANTOSO YANG SELAMA INI TELAH MEMPUNYAI ANDIL YANG SANGAT BESAR DALAM RANGKA MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN KELUARGA PRAJURIT MELALUI ORGANISASI DHARMA PERTIWI DAN IKKT DENGAN BERBAGAI KEGIATANNYA. 

SEMOGA TUHAN YANG MAHA ESA SENANTIASA BERKENAN MELINDUNGI DAN MEMBIMBING KITA SEMUA DALAM MELANJUTKAN TUGAS PENGABDIAN KEPADA BANGSA DAN NEGARA YANG KITA CINTAI BERSAMA.

SEKIAN DAN TERIMAKASIH.

WASSALAMU'ALAIKUM WR. WB.

PANGLIMA TNI



AGUS SUHARTONO, S.E.

                                                                  LAKSAMANA TNI

LAKSAMANA MADYA SOEPARNO KASAL BARU

LAKSAMANA MADYA SOEPARNO KASAL BARU Surabaya, 30 September 2010 Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal TNI Djoko Santoso bertindak sebagai Inspektur Upacara (IRUP) dalam serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) dari Laksamana TNI Agus Suhartono, SE. kepada Laksamana Madya TNI Soeparno. Upacara kebesaran militer itu berlangsung dengan khimad dan sederhana di Dermaga Koarmatim, Ujung, Surabaya. Kamis (30/9). Laksamana TNI Agus Suhartono, SE. selanjutnya akan menempati jabatan barunya sebagai Panglima Tentara Nasional Indonesia (Panglima TNI) menggantikan Jenderal TNI Djoko Santoso. Sedangkan Laksamana Madya TNI Soeparno sebelumnya menjabat sebagai Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal). Perwira lulusan Akademi TNI Angkatan laut Angkatan 24 tahun 1978 itu merupakan putra kelahiran Surabaya 28 September 1955. Panglima TNI Jenderal Djoko Santoso dalam amanatnya mengatakan serahterima jabatan Kepala Staf Angkatan laut ini, merupakan proses alamiah dan wajar dalam suatu organisasi, namun memiliki arti penting, yang bernilai strategis, baik bagi TNI Angkatan Laut khsusnya maupun bagi TNI pada umumnya. Proses ini merupakan bagian dari proses pembinaan organisasi dan kesinambungan kepemimpinan organisasi TNI Angkatan Laut. Dengan demikian, mekanisme pergantian jabatan seperti ini, bukan hanya sekedar pergantian personel semata, akan tetapi lebih bermakna substansial, sebagai suatu kontinuitas Visi dan Misi TNI Angkatan Laut, sekaligus merupakan bagian dari upaya dinamisasi organisasi agar senantiasa mampu menghadapi tantangan tugas sesuai dengan dinamika perkembangan lingkungan yang senantiasa berubah setiap saat. Sebelum mengakhiri amanatnya, Panglima TNI menyampaikan pesan dan harapan, yaitu diantaranya agar memantapkan keimanan dan ketataqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dan etika dalam pelaksanaan tugas, kehidupan prajurit, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Tugas pokok TNI adalah menjaga kedaulatan negara, keutuhan tanah air dan keselamatan rakyat. Oleh karena itu, tempatkn tugas diatas segala-galanya, karena tugas adalah kehormatan, harga diri dan kebanggaan. “Kobarkan terus semangat pantang menyerah, rela berkorban, keunggulan moral serta senantiasa bersama dan bersatu dengan rakyat dalam setiap pelaksanaan tugas, kata Panglima TNI. Tingkatkan kewaspadaan dengan mencermati dan mengantisipasi perkembangan situasi dengan terus menerus terhadap adanya ancaman yang merongrong kedaulatan negara di laut dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pelihara dan tingkatkan profesionalitas sebagai prajurit matra laut yang diwujudkan melalui pemantapan pendidikan secara berjenjang dan penyelenggaran latihan secara bertingkat, bertahap dan berlanjut. “Bina soliditas satuan, tegakan rantai komando dan mantapkan keastuan komando di setiap strata kepemimpinan satuan TNI Angkatan Laut, sehingga terwujud loyalitas tegak lurus yang jelas dan tegas.,”tegas Panglima TNI. Selesai pelaksanaan Upacara Sertijab Kasal dilanjutkan dengan demo beladiri karate yang diikuti sebanyak 150 prajurit Koarmatim dan Marinir. Kemudian dilanjutkan dengan Defille pasukan. Pada pelakansanaan upacara parade dan defile ini diadakan penilaian dengan hasil, keluar sebagai juara pertama lomba parade adalah kompi 2 batalyon 3 kompi Bintara Koarmatim, juara defile batalyon 5 dari Pasmar 1. Kegiatan serahterima jabatan Kasal ini dihadiri ke dua Kepala Staf Angkatan dan pejabat Muspida Tk. I Jatim. Kepala Dispenarmatim Letkol Laut Drs. Yayan Sugiana
sumber:penarmatim,  Tanggal : 30 /09 /2010

TNI AL ADAKAN LOMBA KARYA TULIS DALAM RANGKA MEMPERINGATI HARI DHARMA SAMUDERA TAHUN 2011

Dalam rangka memperingati Hari Dharma Samudera tanggal 15 Januari 2011 akan dilaksanakan lomba karya tulis bagi anggota militer dan PNS TNI AL serta untuk umum dengan tema “Semangat Pertempuran Laut Aru Kita Tingkatkan Pemberdayaan Potensi Pulau-Pulau Terluar Dan Wilayah Perbatasan Republik Indonesia”. Lomba karya tulis ini bertujuan untuk menggugah dan menggali gagasan serta pemikiran dari anggota TNI AL dan masyarakat umum tentang wawasan kemaritiman dalam rangka mendukung pembangunan sektor kelautan.
 
Tata cara penulisan dengan ketentuan sebagai berikut: peserta adalah perorangan, materi tulisan bebas baik berupa telaahan, hasil kajian, sistem, metoda maupun penemuan baru hasil penelitian. Tulisan diketik satu setengah spasi pada kertas HVS ukuran A4, huruf Arial font 12, tebal minimal 20 halaman dan dijilid dengan sampul warna biru untuk peserta TNI AL serta warna kuning untuk peserta umum.      
 
Kriteria penilaian meliputi kelengkapan persyaratan nilai 10, materi dan sistematika tulisan nilai 75, penggunaan bahasa yang baik dan benar sesuai EYD nilai 15, maksimal nilai 100. Karya yang dilombakan belum pernah diikutkan dalam lomba karya tulis manapun. Karya tulis dijilid rangkap dua dan menyertakan copy CD dalam sampul tertutup dikirim kepada panitia LKT Dharma Samudera 2010, Dispenal Gedung B-4 lantai 2 Mabesal Cilangkap Jaktim 13870, paling lambat tanggal 10 Desember 2010 cap pos. Setiap tulisan dari anggota TNI AL harus disahkan kasatker dan tulisan menjadi milik panitia. Keterangan lebih lanjut dapat menghubungi panitia ke telepon (021) 8723311 dan (021) 8723308.
           
Akan dipilih tiga peserta terbaik dari TNI AL dan umum, tiga peserta untuk juara harapan dan kepada para pemenang akan diberikan piagam penghargaan dan hadiah berupa uang. Pengumuman pemenang dimuat di majalah Cakrawala dan website TNI AL di www.tnial.mil.id. Besarnya hadiah uang bagi pemenang lomba adalah : juara satu Rp 3.000.000,- juara kedua Rp 2.000.000,- dan juara ketiga Rp 1.000.000,-. Sedangkan hadiah juara harapan satu Rp sebesar 600.000,- dan juara harapan dua Rp 500.000,- . Piagam penghargaan dan hadiah uang bagi juara satu, dua dan tiga baik dari TNI AL maupun umum akan diserahkan pada upacara peringatan Hari Dharma Samudera tanggal 15 Januari 2011.
  sumber:Tuesday, July 13, 2010 3:25 PM by dispenal

TNI AL ADAKAN LOMBA PENULISAN ARTIKEL

Sebagai salah satu rangkaian kegiatan memperingati Hari TNI Angkatan Laut dan Hari Armada ke-65, TNI Angkatan Laut menyelenggarakan lomba penulisan artikel yang terbuka untuk umum, baik warga sipil maupun militer yang berhadiah puluhan juta rupiah.
 
Demikian disampaikan Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara, S.Sos., SH., MM., dalam sambutannya pada acara Buka Puasa Bersama keluarga besar Dispenal di Mabesal, Jakarta.
 
“Kita semua harus mendukung lomba penulisan artikel ini dan ikut ensosialisasikannya kepada masyarakat luas untuk mencari masukan-masukan positif dari masyarakat, terutama para cerdik pandai dalam rangka mewujudkan TNI AL yang kuat dalam menjaga kedaulatan NKRI dan dicintai rakyat”, ujar Kadispenal.
 
Sebagai bentuk apresiasi dan penghargaan kepada para penulis, lanjut Kadispenal, TNI AL akan memberikan piagam penghargaan dan hadiah uang dalam jumlah puluhan juta rupiah, masing-masing untuk juara I memperoleh piagam dan uang tunai sebesar Rp 10 juta, juara II Rp 7,5 juta, juara III Rp 5 juta , juara harapan I Rp 2,5 juta, juara harapan II Rp 1,5 juta dan terakhir untuk juara harapan III Rp 1 juta.
 
Sedangkan untuk artikel yang dapat mengikuti lomba, haruslah mencakup beberapa tema yang ditentukan, pertama “Mewujudkan Minimum Essential Force TNI AL untuk Menjamin Kedaulatan Negara dan Keutuhan Wilayah Melindungi Kehormatan dan Keselamatan Bangsa serta Menegakkan Hukum di Perairan Yurisdiksi Nasional Indonesia”, kemudian kedua “Mewujudkan Visi dan Misi TNI AL Sinergitas Peran Media Massa ke Depan merupakan Implementasi dalam Mendukung Operasi Militer Selain Perang”, dan yang ketiga adalah “Semangat Proklamasi 17 Agustus 1945 Peran Media Massa Ikut Serta dalam Menyukseskan Reformasi Birokrasi TNI Guna Mewujudkan Peningkatan Kesejahteraan Prajurit TNI AL”.
 
Selain itu, naskah artikel yang dilombakan telah dimuat terlebih dahulu di media massa cetak pada periode 17 Agustus sampai dengan 17 Nopember 2010, melampirkan data diri dan kliping tulisan yang dimuat di media massa cetak (koran, tabloid atau majalah) serta dikirimkan ke Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Gedung B4 Lantai 2, Mabesal Cilangkap, Jakarta Timur, kode pos 13870 selambat-lambatnya tanggal 17 Nopember 2010 cap pos. Untuk informasi lebih lanjut peserta lomba dapat menghubungi panitia di nomor telepon 021-8723308.
 
Sementara itu kriteria penilaian dari artikel yang dilombakan meliputi, karya haruslah orisinil bukan hasil plagiasi, aktual, mengandung hal-hal baru, membuka insiprasi dan menggunakan bahasa popular.
 
Para pemenang Lomba Penulisan Artikel Keangkatanlautan tahun ini, akan diumumkan pada tanggal 30 Nopember 2010 melalui media massa, website TNI AL di www.tnial.mil.id, Radio Jalesveva Jayamahe 107.9 FM dan akan dihubungi oleh panitia lomba.
 
“Hadiah uang dalam jumlah puluhan juta rupiah adalah nilai yang tidak seberapa, dibandingkan dengan buah karya pemikiran anak bangsa yang dituangkan dalam bentuk tulisan, dan diharapkan dapat menggugah segenap komponen bangsa, sekaligus mengembalikan mindset untuk mengarahkan perhatian kita ke laut”, kata Kadispenal Laksamana Pertama TNI Herry Setianegara.
sumberTuesday, September 21, 2010 8:46 AM by dispenal

Minggu, 29 Agustus 2010

Lagu Indonesia Raya Sambut KRI Dewaruci di Amsterdam

Surabaya, 23 Agustus 2010 Tanggal 19 Agustus 2010 pukul 10.30 Ws, KRI Dewaruci memasuki formasi sebagai urutan keenam dalam rangkaian Sail Parade dari IJmuiden ke Amsterdam. Keramaian di perairan alur masuk Amsterdam sudah dimulai sejak pagi. Ratusan bahkan ribuan kapal boat memenuhi alur dengan ragam asesoris. KRI Dewaruci sempat memacetkan lalu lintas dengan senjata andalan Genderang Suling-nya. Berkali-kali Komandan kapal KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Suharto berdecak kagum dan berujar, beginilah seharusnya Indonesia sebagai bangsa maritim. Kekaguman terhadap penataan laut terlihat sejak memasuki dok dan bibir pantai yang sudah dibangun permanen, sehingga kecil kemungkinan terjadi abrasi dan perairan pun menjadi terjaga untuk tetap menjadi media lalu lintas pergerakan manusia. Demikian pula kecintaan masyarakat terhadap laut dan pemanfaatan laut. Menurut salah satu perwira penghubung (Liaison Officer), kecintaan pada laut ditunjukkan dengan menjadikan kapal sebagai kebutuhan primer kedua setelah rumah. Jadi seseorang yang telah melunasi kredit rumah akan melanjutkan membeli speedboat dengan cara kredit juga. KRI Dewaruci hanya bisa bergerak dengan kecepatan 1,5 – 2 knot di perairan sepanjang 12 NM dan dipenuhi ribuan kapal berbagai jenis tersebut serta masyarakat dengan usia beragam. Dari bayi hingga kakek-nenek tumpah ruah ke laut dengan boat masing-masing. Hampir 5 jam untuk menembus jarak tersebut hingga merapat di dermaga. Setelah mendekati tribun utama, 1 NM dari tempat sandar, dentuman meriam sebanyak 2 kali disambut dengan penghormatan parade roll oleh KRI Dewaruci. Dan lagu kebangsaan Indonesia Raya pun berkumandang dari arah tribun. Kapten Didik Siswinardi, salah satu perwira pengasuh berujar, tidak pernah terharu seperti ini sebelumnya melihat sambutan Lagu Kebangsaan diiringi lambaian bendera kebangsaan Merah Putih berukuran 9 m x 12 m dari tiang gafel KRI Dewaruci. “Kombinasi kebanggan untuk 65 tahun Kemerdekaan Indonesia, “lanjut Didik. Kunjungan Kehormatan ke Dubes RI di Den Haag Sore hari, Komandan KRI Dewaruci didampingi Danlat KJK AAL Mayor Dores dan Athan RI Den Haag Kolonel Laut (T) Wisnu Sumarto, ST serta 2 perwakilan kadet berkesempatan mengadakan kunjungan kehormatan ke Duta Besar R.I untuk Kerajaan Belanda, Junus Effendi Habibie dan diterima di Wisma Duta. Dalam kesempatan tersebut, mantan Dubes Inggris yang juga lulusan Akademi Angkatan Laut angkatan ke-8 (tahun 1961) tersebut memberi wejangan kepada tim Dewaruci, khususnya para kadet agar memanfaatkan kesempatan yang sangat singkat untuk belajar dan berlatih. Motto Rhee Dharma Shanty yang berarti Malu melakukan perbuatan tercela berulang-ulang didengungkan. Itu yang menjadi pegangan beliau sehingga sukses dalam melaksanakan tugas negara, melalui TNI AL, Departemen Pehubungan, Kepala Otorita Batam, karir Diplomat dan partai politik serta tugas-tugas lainnya. The Most Popular Ship dan Juara I Catur Dalam rangkaian Sail Amsterdam, KRI Dewaruci meraih gelar The Most Popular Ship yang diserahkan khusus pada acara Captain Dinner. Berbeda dengan penghargaan lain dalam rangka North Sea Regatta dari Hartlepool Inggris ke IJmuiden Belanda yang diberikan pada saat Prize Giving setelah acara kirab kota. Di hadapan para Komandan/Nakhoda kapal, Walikota Hartlepool, dan undangan lainnya, Ketua Panitia mengumumkan KRI Dewaruci sebagai kapala terpopuler dalam Sail Amsterdam 2010 yang diikuti 71 kapal dari 20 negara. Satu-satunya penghargaan pada acara tersebut diberikan atas apresiasi masyarakat Amsterdam sejak Sail Parade yang menampilkan performa spektakuler memasuki pelabuhan, pada saat kirab kota dan jumlah pengunjung yang selalu ramai hingga malam hari. Tepuk tangan sambil berdiri (standing applaus) diberikan para komandan/nakhoda yang terdiri dari 51 kapal layar, 4 kapal perang, 8 kapal sipil modern dan 4 kapal replika abad XVI, serta tamu dan undangan yang hadir. Sesaat setelah menerima penghargaan, Komandan KRI Dewaruci, Letkol Laut (P) Suharto, S.H. mengatakan, bahwa KRI Dewaruci datang bukan untuk sebuah penghargaan, tetapi sebagai bentuk apresiasi atas undangan dan penghargaan atas kerja keras panitia yang telah mendatangkan KRI Dewaruci jauh dari Indonesia, sehingga akan terus tampil maksimal mempersembahkan yang terbaik kepada masyarakat di setiap negara dari segala aspek. “Terima kasih atas apresiasi ini, kita semua adalah pemenang. Memenangkan persahabatan yang terjalin di antara kita, yang menjadi tujuan penyelenggaraan berbagai festival kapal layar, kata Komandan KRI Dewaruci. Kirab Kota dan Buka puasa bersama di Den Haag Pada hari yang sama, para Kadet AAL melaksanakan kirab kota secara mandiri di pusat Kota Den Haag, yang berjarak 70 km dari Amsterdam. Genderang Suling Gita Jala Taruna tampil selama 2 jam, termasuk penampilan Reog Ponorogo. Selesai kirab kota dilanjutkan dengan acara ngabuburit dengan Gelar Kesenian dari Kadet AAL menjelang buka puasa bersama masyarakat Indonesia di Wisma Duta kediaman Duta Besar RI untuk Kerajaan Belanda. Selanjutnya pada hari Minggu, 22 Agustus 2010, akan melaksanakan Cocktail Party dan gelar kesenian. Pengarahan Gubernur AAL Laksda TNI Hari Bowo kepada Satgas Muhibah 2010, khususnya kepada Kadet AAL, akan menjadi penutup rangkaian Sail Amsterdam sebelum tolak pada pukul 11.00 WS hari Senin, 23 Agustus 2010 menuju Bremerhaven. Kepala Dispenarmatim Letkol Laut Drs Yayan Sugiana
diposting dari http://beta.tnial.mil.id/koarmatim/

Sabtu, 14 Agustus 2010

KRI SBY Dukung Upacara Proklamasi di Pulau Terluar

Surabaya, 13 Agustus 2010 KRI Surabaya (SBY) dengan nomor lambung 591 merupakan Kapal Perang RI (KRI) jenis Landing Platform Dock (LPD) yang dilengkapi dengan pesawat helikopter. Beberapa pekan yang lalu telah mendukung kegiatan Sail Banda 2010, saat ini kapal perang yang masuk jajaran unsur Satuan Kapal Amfibi Komando Armada RI Kawasan Timur (Satfib Koarmatim) tersebut dipersiapkan untuk mendukung lanjutan rangkaian kegiatan Sail Banda 2010, berupa peringatan detik-detik proklamasi HUT Kemerdekaan RI yang ke 65 di Pulau Kisar, merupakan wilayah Propinsi Maluku sebagai pulau terluar yang berbatasan dengan Negara Timor Leste. Sekitar 500 personel yang terdiri dari TNI, Polri dan PNS menjadi peserta upacara HUT Kemerdekaan RI tanggal 17 Agustus 2010, akan diberangkatkan pada tanggal 14 Agustus 2010 menggunakan KRI Surabaya-591 dari Dermaga Irian Halong Lantamal IX Ambon. Perjalanan ke Pulau Kisar sejauh 285 mil akan ditempuh selama 1 hari 1 malam. KRI Surabaya-591 dikomandani Letkol Laut (P) Ali Triswanto dengan jumlah ABK sebanyak 134 orang. Selama di Pulau Kisar, KRI Surabaya-591 sekaligus berfungsi sebagai penginapan terapung. KRI Surabaya-591 sebelumnya telah tercatat mengikuti beberapa kegiatan operasi antara lain Operasi penyeberangan Korsel – Indonesia pada tahun 2007, Latihan Operasi Laut Gabungan TNI tahun 2007, Uji Coba Penembakan Rudal C – 802, Armada Jaya XXVII-A/2008, Latihan Parsial VI tahun 2008, Latihan Gabungan TNI tahun 2008, Latihan GKK Satfibarmatim tahun 2009, Exercise New Horizon tahun 2009, International Fleet Review tahun 2009, Armada Jaya XXVIII/2009 dan Pengamanan Presiden RI di Kupang tahun 2010.

diposting dari Kasubdispenum Dispenarmatim Mayor Laut Drs Kariono, MAP

Rabu, 04 Agustus 2010

Sukses Sail Banda 2010


Untuk menyukseskan ajang internasional Sail Banda 2010, TNI Angkatan Laut mengerahkan delapan kapal perang RI (KRI) dari berbagai jenis dan tipe serta dua pesawat patroli maritim untuk melaksanakan pengamanan Sail Banda 2010 di Ambon.
"Kesuksesan Sail Banda merupakan kesuksesan bagi rakyat Maluku dan tentunya kesuksesan bagi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, TNI AL berupaya maksimal mengamankan laut melalui pengerahan delapan KRI dan dua pesawat," ujar Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Laut, Laksma TNI Herry Setianegara saat dihubungi Suara Karya di Jakarta, Selasa (3/8).
Delapan KRI yang dikerahkan di Sail Banda, yakni KRI Slamet Riadi-352, KRI Sutanto-877, KRI Teluk Sampit-515, KRI Teluk Cendrawasih-533, KRI Sura-802, KRI Barakuda-814, KRI Keris-624, dan KRI Singa-651 serta Cassa U-610 dan heli BO NV-409.
Sebagai acara puncak, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) melakukan kunjungan kerja serta menyaksikan langsung kegiatan Sail Banda, termasuk bakti sosial Surya Bhaskara Jaya (SBJ) yang melibatkan dua kapal perang TNI AL, satu kapal AL Amerika Serikat, satu kapal AL Singapura dan dua kapal AL Australia serta tim medis dari AL Selandia Baru.

  •  diposting dari suara Karya

  • Sabtu, 10 Juli 2010

    Menpora akan Buat Gerakan Pramuka Lebih "Seksi"


    Pramuka-On Line, Jakarta 17 Juni 2010

    Pemerintah berencana merevitalisasi gerakan Praja Muda Karana (Pramuka) yang saat ini sudah tidak lagi populer. Revitalisasi itu supaya nantinya gerakan Pramuka kembali hidup dan diminati oleh kalangan pelajar atau masyarakat.

    "Memang ada persoalan-persoalan di Pramuka yang harus kita benahi, yaitu pada tingkat penguatan organisasi, tampilannya supaya lebih seksi, lebih menarik bagi anak muda," kata Menteri Pemuda dan Olah Raga Andi Mallarangeng.

    Hal itu dikatakan dia usai mengikuti rapat mengenai "Revitalisasi gerakan Pramuka untuk pembangunan karakter bangsa" di Istana Wakil Presiden, Jl Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (16/6/2010).

    Menurut Andi, saat ini para pemuda lebih tertarik untuk mengikuti kegiatan-kegiatan outdoor seperti olahraga ekstrem, rafting, outbond dan sebagainya. Padahal itu adalah kegiatan-kegiatan yang sejatinya ada di dalam kepramukaan.

    Andi mengatakan, untuk merevitalisasi gerakan Pramuka itu, pemerintah akan melakukan beberapa langkah. Misalnya pemerintah akan mengadakan training bagi para pelatih-pelatih kepramukaan. Nantinya, para pelatih tersebut akan diterjunkan ke tiap gugus depan (gudep), yang saat ini berjumlah 270 ribu di seluruh Indonesia.

    "Sekarang ini 90 persen dari gudep pramuka itu ada di sekolahan-sekolahan. Nah, ini kita mulai untuk training for trainers, action plan yang jelas supaya pramuka ini betul-betul kembali direvitalisasi dan menjadi menarik kembali, menjadi salah satu pilihan utama bagi orang-orang muda untuk mengaktualisasikan dirinya," mantan kandidat Ketua Umum Partai Demokrat ini

    Selain itu, lanjut Andi, ia akan berusaha membujuk para tokoh-tokoh masyarakat yang dulu bergelut dengan Pramuka kini menjadi orang sukses. Hal ini untuk memperlihatkan kepada kalangan yang potensial mengikuti kegiatan itu supaya lebih bersemangat.

    Andi merasa, gerakan Pramuka sangat luar biasa karena mengajarkan nilai-nilai yang bagus bagi anggotanya. Para pejabat yang ikut dalam rapat, antara lain Wapres Boediono, Menko Kesra Agung Laksono, Menteri Agama Suryadharma Ali, serta Menteri Keuangan Agus Martowardojo, saling mengenang mengenai kegiatan Pramuka yang pernah diikuti semasa sekolah.

    "Misalnya dulu waktu pramuka punya buku saku, lalu kemudian tiap hari di buku saku menulis hal baik apa yang sudah aku lakukan hari ini? Karena harus berbaik kepada setiap manusia. Harus siap membantu orang tua, sesama, dan sebagainya coba liat Dasa Dharma Pramuka, luar biasa kan?" cetus mantan Juru Bicara Kepresidenan ini.

    Namun, ketika ditanya apakah masih hafal Dasa Dharma Pramuka itu, Andi tidak menyebutkan dan hanya tertawa saja. Menurutnya, bukan masalah hafal atau tidak melainkan bagaimana mengimplementasikan janji tersebut dalam kegiatan Pramuka dan kehidupan sehari-hari.

    "Ha ha ha. Sudah lama itu Dasa Dharma dan segala macam. Tapi mari kita lihat ini nilai-nilai yang semua harus kita semua harus kita..., bukan untuk menghafal tapi bagaimana mengimplementasikan bersama dalam berbagai macam kegiatan kepramukaan," tutup Andi. ( Sumber Berita: www.detiknews.com)
    Perkemahan antar Saka Pramuka di Pulau Nipah : Menteri Pemuda dan Olah Raga Dr. Andi A. Mallarangeng didampingi Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Marsetio, MM.dan Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr. dr. Hazrul Azwar, MPH.serta Kapin Saka Bahari Nasional Laksma TNI Surya Wiranto membuka kegiatan Pramuka antar Satuan Karya (Saka) Pramuka tingkat nasional di Pulau Nipah. Kegiatan ini dilaksanakan dari tanggal 17 sampai dengan 21 Juni 2010, diikuti 891 peserta dari delapan Saka Pramuka dari berbagai wilayah Indonesia.

    Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan Persemian Monumen Tunas Kelapa oleh Menpora serta penghijauan dengan penanaman berbagai pohon seperti trembesi dan bakau di pulau tersebut. Tema kegiatan antar Saka Pramuka kali ini adalah “Dengan Semangat Kebersamaan Satuan Karya Pramuka, Siap Mempertahankan NKRI”. Kegiatan perkemahan di pulau Nipah ini diharapakan menjadi percontohan dalam rangka pemberdayaan wilayah perbatasan NKRI melalui kegiatan Pramuka.(sumber berita:www.koarmabar.mil.id)

    Senin, 24 Mei 2010

    Agenda Sail Banda


    Sail Banda 2010 akan mengambil tema utama “ Small Island For Our Future “ artinya pulau-pulau kecil unutk masa depan kita. Tema ini diambil karena Maluku sebagai lokasi kegiatan ini merupakan provinsi yang srtuktur geografisnya didominasi oleh pulau-pulau kecil. Sekaligus sebgai wilayah yang sangat terncam dengan isu perubahan iklim maka sangat relevan kalau diskusi difokuskan pada dampak perubahan ilkim pada pulau-pulau kecil. Suatu agenda yang menarik untuk dipahami oleh Forum Provinsi Kepulauan.

    Tema utama tersebut di atas akan dibahas dalam suatu konferensi internasional tentang pulau-pulau kecil melibatkan 38 Negara pulau kecil (Small Island Developping States /SIDS). Sejumlah pembicara internasional dan nasional akan diundang untuk menyampaikan pemikiran kritis terhadap isu yang dibahas. Direktorat Jenderal Kelautan, Pasir dan pulau-pulau kecil, departemen Kelautan dan Perikanan bertanggung jawab mengurusi konferensi ini.

    Event yang direncanakan berlangsung antara 27 Juli sampai 8 Agustus 2010 ini memiliki sejumlah agenda utama berupa yacht rally and race, kerjurnas olah  raga perairan dan game fishing, internasional diving tournament, Arafura games, internasional conference on small island, konferensi kerjasama Indonesia-Australia, internasional seminar on “ sago and spices for food safety, seafood and fish product expo, lintas nusantara remaja bahari, peringatan Kemerdekaan RI Di Maluku Barat Daya, operasi “ Surya Baskara Jaya “ dan Navy to Navy talk and port visit. Agenda ini masih terus berkembang jika ada ide-ide cemerlang berkembang dari daerah.

    Ada jumlah event nasional dan internasional lain diluar agenda Sail Bunaken yang dapat digabungkan untuk meramaikan Kota Ambon antara lain :1) Konferensi nasional pesisir dan pulau-pulau kecil yang melibatkan peserta 500 sampai 1000 orang,2) Senior Official Meeting (pertemuan eselon 1) dan Ministerial Meeting (Pertemuan tingkat menteri) dari 6 negara wilayah segitiga terumbu karang (Coral Triangle) yaitu Indonesia, Malaysia, Filipina, Timor Leste, Papua New Guinea dan Salamon Islands.

    Sabtu, 08 Mei 2010

    Peran Saka Nasional 2010

    PENDAHULUAN

    A.    Latar Belakang
    Gerakan Pramuka bertujuan membangun karakter pemuda yang tangguh dan kuat, membangun rasa cinta bangsa, patriotisme dan nasionalisme. Selain itu juga membangun pengetahuan bela Negara, membangun budi pekerti dan ketakwaan serta persaudaraan dan kerukunan. Dengan demikian, kegiatan-kegiatan kepramukaan dalam rangka revitalisasi Gerakan Pramuka harus mampu mewujudkan tujuan tersebut.
    Kegiatan Peran Saka Nasional 2010 merupakan salah satu bentuk perwujudan dari upaya mencapai tujuan Gerakan Pramuka tersebut. Tujuan utama dilaksanakannya kegiatan tersebut adalah dalam rangka mensosialisasikan salah satu Pulau terluar yang dimiliki oleh Negara Kesatuan Republik  Indonesia kepada peserta didik yang merupakan anggota Pramuka yang aktif dalam Saka sehingga peserta memiliki semangat untuk mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

    B.     Dasar Penyelenggaraan
    1.       Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Gerakan Pramuka
    2.      Rencana Strategi Kwartir Nasional Gerakan Pramuka
    3.       Petunjuk Penyelenggaraan Satuan Karya Pramuka No. 170.A tahun 2008
    4.      Program Kerja Saka Bahari

    C.     Maksud dan Tujuan
    1.      Menumbuhkan jiwa patriotisme yang tinggi serta mewujudkan semangat persatuan dan kesatuan sesama anggota Pramuka Penegak dan Pandega.
    2.      Dalam rangka pemberdayaan wilayah pertahanan di laut melalui pulau  terluar khususnya  di Pulau Nipah.
    3.      Mengenalkan Pulau Nipah sebagai Pulau terluar yang merupakan bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia yang perlu diperhatikan dan dijaga oleh Putra dan Putri bangsa.

    D.    Sasaran
    Terciptanya Pramuka Penegak dan Pandega yang kreatif, mandiri, serta memiliki semangat bela Negara yang tinggi dalam rangka mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa.


    PENYELENGGARAAN

    A.    Nama Kegiatan
    Perkemahan Antar Saka Tingkat Nasional Tahun 2010 selanjutnya disebut Peran Saka Nasional 2010

    B.     Tema
    Dengan Semangat Kebersamaan dan Kesadaran Memiliki Negara Kepulauan Terbesar, Satuan Karya Pramuka Ikut Mensukseskan Pemberdayaan Wilayah Pertahanan NKRI

    C.     Motto
     Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan

    D.    Waktu Pelaksanaan
    Kegiatan Peran Saka Nasional 2010 dilaksanakan selama 10 hari (tolak dari Jakarata menggunakan KRI) dan efektif kegiatan dilaksanakan selama 5 (lima) hari, terhitung dari tanggal 17 Juni 2010 s.d 21 Juni 2010.

    Peserta yang menggunakan KRI akan tolak dari Jakarta pada tanggal 14 Juni, dan On Board KRI Pk. 09.00 WIB dan siap berlayar Pk. 13.00 WIB.

    E.     Tempat
    -         Bumi Perkemahan Marina City Water Spring, Komplek Haris Resort, Batam, Kepulauan Riau (Main Camp)
    -         Pulau Nipah (Sub Camp)


    KEGIATAN

    A.    Latar Belakang
    Kegiatan Peran Saka Nasional 2010 adalah kegiatan dalam rangka pengenalan, penyaluran minat dan pengembangan bakat. Peserta Peran Saka Nasional 2010 diharapkan dapat bertukar pengalaman serta pengetahuan baru mengenai materi kegiatan dari 8 (delapan) SAKA yang ada serta kegiatan-kegiatan lainnya yang dapat menggali potensi yang ada pada diri dan lingkungan sebagai manusia yang berkarakter.

    B.     Sifat Kegiatan
    1.      Edukatif
    2.      Produktif
    3.      Kreatif
    4.      Rekreatif
    5.      Inovatif

    C.     Metode Kegiatan
    1.      Permainan
    2.      Ceramah
    3.      Diskusi
    4.      Demonstrasi
    5.      Simulasi
    6.      Prestasi

    D.    Startegi Kegiatan
    1.      Aktivitas di dalam Perkemahan = 70 %
    2.      Aktivitas di luar Perkemahan = 30 %

    E.     Jenis Kegiatan
    1.      Kegiatan Umum
    a.      Kegiatan Keagamaan                                                                            
    b.     Upacara dan Apel                                                                   
    c.      Olah Raga                                                                                   
    d.     Jumpa Tokoh                                                                            
    e.     Workshop Pengenalan SAKA (khusus selama di KRI)
    f.       Korve                                                                                                           

    2.      Kegiatan Keterampilan
    a.      Budidaya dan Pengolahan Ikan                        
    b.     Merakit Perahu Jong
    c.      Radio Amatir                                                            

    3.      Kegiatan Bakti Masyarakat

    4.      Kegiatan Kesakaan
    a.      Giat Saka Bahari
    b.     Giat Saka Bhayangkara
    c.      Giat Saka Dirgantara
    d.     Giat Saka Bakti Husada
    e.     Giat Saka Wanabakti
    f.       Giat Saka Taruna Bumi
    g.      Giat Saka Kencana
    h.     Giat Saka Wirakartika                                                                            

    5.      Kegiatan Wisata dan Kunjungan                                                              

    6.      Kegiatan Seni
    a.      Pentas Seni               
    b.     Karnaval Saka Nusantara                                                                     
    c.      Pemutaran Film                                                                                      
    d.     Api Unggun                                                                                               

    7.      Kegiatan Prestasi
    a.      Lomba Cerdas Tangkas                                                                         
    b.     Lomba Membuat Poster
    c.      Lomba Karya Tulis Bebas

    8.      Kegiatan Sub Camp
    a.      Workshop PKBN
    b.     Penanaman Mangrove
    c.      Pembuatan Tugu Tunas Kelapa
    d.     Api Unggun

    9.      Kegiatan Khusus Pinkonda dan Bindamping
    a.      Technical meeting
    b.     Wisata Pinkonda dan Bindamping
    c.      Jumpa Tokoh
    d.     Workshop PKBN

    F.      Mekanisme Pelaksanaan Kegiatan
    1.      Mekanisme pergerakan peserta diatur sesuai dengan plotting peserta dengan menggunakan kupon kegiatan
    2.      Kegiatan dibagi menjadi 3 (tiga) waktu yaitu, kegiatan Pagi, kegiatan Siang dan kegiatan Malam
    -         Seluruh peserta akan diberangkatkan dari Jakarta (Tanjung Priok) menuju lokasi kegiatan dengan menggunakan KRI, kecuali peserta yang berasal dari wilayah Sumatera
    -         Seluruh peserta akan dijemput dari 3 (tiga) titik kedatangan yaitu : Pelabuhan Sekupang, Pelabuhan Punggur dan Bandara Hang Nadim, Batam
    -         Peserta yang akan berkegiatan di Pulau Nipah (Sub Camp) akan diantar dan dijemput dengan menggunakan Kapal sesuai kebutuhan
    -         Kegiatan City Tour dan Kunjungan serta kegiatan lain yang di luar Bumi Perkemahan Palm Spring (Main Camp) akan diangkut dengan menggunkaan Bus yang telah disiapkan oleh Panitia
    -         Kegiatan Karnaval Saka Nusantara hanya diikuti oleh beberapa orang perwakilan dari tiap Kwartir Daerah

    3.      Titik kumpul peserta berada di Lapangan Kelurahan Putra, Lapangan Kelurahan Putri dan Arena Parkir Utama (Main Camp)
    -         Kegiatan di P. Nipah akan diikuti oleh 200 orang Peserta/hari
    -         Seluruh peserta akan mendapatkan paket kegiatan Wisata dalam kota dan kunjungan ke lokasi industri (Mukalima)
    -         Untuk kegiatan Malam, setiap Umpi wajib mengirimkan minimal 1 (satu) orang perwakilan untuk setiap Item kegiatan, kecuali kegiatan Prestasi
    -         Untuk kegiatan Prestasi, setiap Kwartir Daerah berhak mengirimkan perwakilannya sebanyak 3 (tiga) orang untuk Lomba Cerdas Tangkas, 2 (dua) orang untuk lomba membuat poster (putra dan Putri) dan 2 (dua) orang untuk Lomba Karya Tulis Bebas (Putra dan putri)

    G.     Tanda Ikut Serta Kegiatan (TISKA) dan Sertifikat
    1.      Tiska adalah bentuk penghargaan yang diberikan kepada seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan Peran Saka Nasional 2010. Selain Tiska, peserta juga akan diberikan sertifikat kegiatan.
    2.     Ketentuan penerimaan Tiska dan Sertifikat akan diatur kemudian.

    PERKEMAHAN

    A.    Kehidupan Perkemahan
    Tatanan pemerintahan sebagai landasan kehidupan peserta Peran Saka Nasional 2010 diperlukan untuk menciptakan kehidupan yang harmonis selama pelaksanaan kegiatan. Warga perkemahan Peran saka Nasional 2010 merupakan penduduk sebuah Kecamatan yang seluruh pola kehidupannya disesuaikan dengan aspirasi warganya, dipimpin oleh seorang Camat Perkemahan dan dibantu oleh para aparat pemerintahan mulai tingkat Kelurahan hingga ke tingkat RW serta berkoordinasi dengan Panitia Pelaksana.

    B.     Areal Perkemahan
    1.       Warga perkemahan Peran Saka Nasional 2010 menempati areal perkemahan yang sudah ditentukan
    2.       Dalam rangka menunjang aktivitas pelaksanaan tugas-tugasnya selama kegiatan berlangsung, Pinkonda dan Bindamping bertempat tinggal di wilayah adat Kecamatan

    C.     Pemukiman Peserta
    1.      Kecamatan
    a.      Kecamatan dipimpin oleh seorang Camat Perkemahan
    b.     Warga perkemahan bermukim dalam 1 (satu) wilayah Kecamatan yang dinamakan Kecamatan
          "RAJA HAJI FISABILILLAH"
    c.      Kecamatan dibagi menjadi 2 (dua) wilayah Kelurahan yaitu Kelurahan Putra : RAJA ALI HAJI dan Kelurahan Putri : "ENGKU HAMIDAH"
    2.      Kelurahan
    a.      Kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah, dibantu oleh seorang Sekretaris Lurah dan seorang Staf Kelurahan
    b.     Kelurahan Putra dibagi menjadi 3 (tiga) RW, yaitu :
    RW 1              : "SAKA BAHARI"
    RW 2              : "SAKA BAKTI HUSADA"
    RW 3              : "SAKA BHAYANGKARA"
    RW 4              : "SAKA DIRGANTARA"
    c.      Kelurahan Putri dibagi menjadi 3 (tiga) RW, yaitu :
    RW 1              : "SAKA KENCANA"
    RW 2              : "SAKA TARUNA BUMI

    Data Pengunjung Februari 2010

    Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

    Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

    Seragam Pramuka Saka Bahari

    Seragam Pramuka Saka Bahari

    Mendapat arahan dari Kakak-kakak

    Mendapat arahan dari Kakak-kakak

    Tongkat Pora

    Tongkat Pora
    Pernikahan Kak Fauzi & kak Wanti

    Badgenya dipasang biar siap dilantik....

    Badgenya dipasang biar siap dilantik....

    Paling Populer

    Menyediakan Berbagai Kebutuhan Atribut Pramuka :



    Perlengkapan dan Peralatan Pramuka