Jumat, 05 Juni 2009
TNI AL MENYELENGGARAKAN SAIL BUNAKEN 2009
International Fleet Review (IFR) merupakan kegiatan puncak “SAIL BUNAKEN” berupa parade kapal perang (Warship dan Tallship) yang rencananya akan diinspeksi oleh Kepala Negara (Panglima Tertinggi TNI) Pada Tanggal 19 Agustus 2009 Menjelang terbenamnya matahari / sunset di Teluk Manado. Pada kesempatan tersebut, Presiden RI akan menerima penghormatan peserta berupa Sailing dan Flaying Pass di Teluk Manado. Pada saat inspeksi seluruh kapal perang peserta IFR dalam posisi lego jangkar, sementara kapal Kepresidenan yang berlayar menginspeksi satu persatu kapal perang peserta IFR. Sedangkan pada saat Sailing dan Flying Pass kapal Kepresidenan Posisi ststis ,sementara peserta IFR yang berlayar. Ketika melintas didepan kapal Kepresidenan maka secara otomatis akan melakukan penghormatan kepada Presiden RI. Oleh karena itu disetiap kapal perang negara-negara sahabat ditempatkan perwira TNI AL sebagai pemandu di kapal.
Sebanyak 30 negara WPNS (Western Pacific Naval Symposium) dan 14 negara lainnya diundang mengikuti IFR. Hingga saat ini,sebanyak 16 negara menyatakan hadir, 11 negara diantaranya akan hadir dengan delegasi dan kapal perangnya berpartisipasi dalam pesta kapal perang tersebut yaitu Amerika Serikat (Delegasi dan kapal perangnya) kemungkinan 2 kapal (1 diantaranya Kapal Induk Helly), Australia 2 kapal (Hmas New Castel dan Hmas Leeuwing), Jepang 3 Kapal (Destroyer), Singapura 1 kapal, Thailand 3 kapal (Frigate), Inggris 1 kapal (Hms Echo), India 1 kapal (Destroyer), Brasil 1 kapal (Landing Ship Tank), Perancis 1 kapal, Malaysia 2 kapal (KD Kedah dan Kld Tunas Samudra). Belanda, Chili, Peru, Suriah dan Turki hanya mengirimkan delegasinya saja.
Minggu, 24 Mei 2009
Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia 2009
WOC ini merupakan bagian dari pelaksanaan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hukum Laut serta bukti kepercayaan masyarakat dunia terhadap Indonesia, sebagai manivestasi pengakuan atas Azas Negara Kepulauan (Archipelagic State) seperti tertuang dalam UNCLOS 1982 yang telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985.
Gerakan Pramuka memandang hal tersebut sebagai peluang emas untuk menunjukkan kepada masyarakat luas, bahkan juga masyarakat dunia; betapa Gerakan Pramuka selama ini telah peduli terhadap �laut� melalui kegiatan Saka Bahari. Oleh karena itu, untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Kwarnas Gerakan Pramuka menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia Tahun 2009. Kegiatan ekspedisi ini akan berlangsung dari tanggal 5 � 20 Mei 2009.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Prof. DR. Dr. H. Azrul Azwar, MPH mengatakan bahwa, mengingat kondisi geografis Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dua pertiga wilayahnya merupakan laut, Gerakan Pramuka senantiasa berusaha dan berupaya menanamkan serta menumbuh- kembangkan �Cinta Laut� kepada anak-anak bangsa.
Wujud dari komitmen itu, ujar Ka Kwarnas, Gerakan Pramuka sejak tahun 1984 telah membentuk Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari, maksudnya agar setiap Pramuka khususnya anggota Saka Bahari menyadari, bahwa laut dengan semua potensi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya merupakan salah satu soko guru kemakmuran rakyat, sebagai modal dasar pembangunan nasional.
Menurut Ka Kwarnas, bahwa tujuan dari penyelenggaran Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia 2009 ini, selain untuk memeriahkan penyelenggaraan WOC, juga mengarahkan para peserta untuk menjadi peduli terhadap laut dengan segala aspeknya; potensi sumberdaya, lingkungan dan alam sekitarnya; memiliki rasa �CINTA LAUT� dan pandangan hidup yang berorientasi ke laut, serta mampu menularkannya kepada orang lain, khususnya Pramuka dan Pemuda; memperoleh bekal dan tambahan pengetahuan, keterampilan, teknologi dan pengalaman tentang kebaharian yang bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara; memiliki semangat berlatih dan berkarya dalam bidang kebaharian; meningkatnya persaudaraan dan kerja sama antar anggota pramuka; dan memahami pentingnya laut disekitar kita untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara; serta meningkatnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan yang mengangkat tema �Dengan Semangat Bahari Kita Bangun Masa Depan Bangsa�, berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya menuju Bitung, Manado, tanggal 5 Mei 2009 dan pulang dari Manado menuju Tanjung Perak, Surabaya tanggal 15 Mei 2009. Route perjalanan ekspedisi, yaitu Surabaya, Balikpapan, Palu dan finish di Bitung. Begitu juga sebaliknya, kepulangan peserta menggunakan kapal dan route yang sama.
Peserta Ekspedisi Kalautan Pramuka Indonesia 2009 adalah para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putera-puteri anggota Saka Bahari serta Pembina Pramuka Mahir Penegak sebagai Pamong Saka Bahari utusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Utara. Masing-masing Kwarda mengirimkan sebanyak 12 orang, dengan jumlah seluruhnya diperkirakan 350 orang. Dari jumlah tersebut sudah termasuk utusan Ikatan Sarjana Oceanografi Indonesia.
Direncanakan selama perjalanan kegiatan meliputi dinamika kelompok, WOC, praktek kebarian, oceanografi, potensi dan sumberdaya laut, pengolahan hasil laut, pelestarian lingkungan laut (terumbu karang dan mangrove), dan bela negara matra laut. Sedangkan selama di Manado, para peserta akan mengikuti kegiatan partisipasi dalam WOC, kunjungan pameran, bakti sosial, seminar kelautan, praktek kebaharian, pentas seni dan wisata edukatif.
Lagu Wajib Ekspedisi Kelautan Indonesia 2009
Le mari mari rame rame kita kumpul tapi gak kebo
Le bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuma ingat kuncinya
C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor Demi Moore kece ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
Nah abis dari C kita kemana nih,
Sudahlah kita ke C lagi saja (ke C lagi) jangan pusing-pusing
Tau nih kayaknya ke C lagi aja (ke C lagi) jangan ngikutin teruslah
Berantakan ini yang dapet (ke C lagi)
Ey yang bener udahlah ganti ini
Ke C lagi ke C lagi (ke C minor)
Selasa, 28 April 2009
Detailed agenda WOC 2009
| THURSDAY, MAY 7 - 10, 2009 |
|
| SUNDAY, MAY 10, 2009 |
|
| MONDAY, MAY 11, 2009 |
|
| TUESDAY, MAY 12, 2009 |
|
| Wednesday, May 13, 2009 |
|
| Thursday, May 14, 2009 |
|
| Friday, May 15, 2009 |
|
World Ocean Conference 2009
| 11 - 14 May 2009 Grand Kawanua Convention Center | Intergovernmental Meeting |
| 15 May 2009 Grand Kawanua Convention Center | Coral Triangle Initiative Summit |
| 12 - 14 May 2009 Manado Convention Center | International Ocean Science, Technology & Policy Symposium, 1500 participants in 31 Topics (By application and registration. Abstract and paper submission CLOSED. Registration deadline for other participants 15 April 2009) |
| 11 - 15 May 2009 Nyiur Melambai Convention Center | International Ocean Science, Technology & Industry Exhibition |
| 13 May 2009 Grand Kawanua Convention Center | (By invitation and registration) |
11 - 15 May 2009 Various locations | Side events:
|
Sang Pelaut itu Guru TK
Ternyata menjadi Anggota TNI AL bukan merupakan kebanggaan Pria berperawakan tegap ini. Padahal hobinya adalah hal-hal yang berbau kemaritiman. Mungkin bagi Kakak yang biasa di panggil Kak Dadang , hanya sekedarnya hobi yang mendarah dingin. Sejuta kegiatannya di dalam Saka Bahari membuat ia cinta akan kekayaan sumber daya alam khususnya dibidang kelautan. Ia mengaku tidak sama sekali berminat kearah kemiliteran tapi lebih cenderung kelingkungan hidupnya seperti pemanfaatan terumbu karang dan Diving.
Penyuka abon sapi ini memulai kiprahnya dibelantika kebaharian sejak tahun 1989 dan telah mencoba semua krida yang ada di Saka Bahari. Pamong Saka Bahari Jakarta Selatan ini mengaku berminat mengikuti kegiatan Saka Bahari karena dulu ingin bisa menyelam. Menurutnya kegiatan yang paling menarik dalam Saka Bahari Adalah Menyelam.
Saat ditanya tentang perkembangan Saka Bahari, Kak Dadang dengan semangat 45 bercerita. Penggemar minuman kopi ini bilang kalau dari tahun ke tahun peminat kegiatan seperti Saka Bahari semakin berkurang. “dari jamnas 1992 sampai Rainas 1997 Saka Bahari bisa mengumpulkan 2000 anggota Saka Bahari, tapi sekarang 200 orang saja sudah syukur”
Ada yang menarik dari profil pria berzodiak cancer ini lho! Dibalik hobi lulusan ITB yang nggak jauh dari laut dan pantai ini, ternyata ia adalah seorang guru TK di salah satu instansi pendidikan yang cukup terkenal. Wah, Kak Dadang itu penyuka anak kecil juga toh!
Kak Dadang berpesan pada segenap Anggota Gerakan Pramuka untuk melestarikan kekayaan sumber daya alam laut yang telah ada demi kelangsungan hidup selanjutnya. “ Indonesia 2/3 nya lautan dan telah ada gejala kerusakan seperti terumbu karang, gejala lain kearah penelitian,pengembangan, dan pemanfaatan. Kita kalah dengan orang luar negeri. Nelayan kita mancing semalaman hanya dapat berapa kilogram ikan saja,sedangkan orang luar mancing seenaknya dia bisa dapat berton-ton. Kenapa nggak kita sih yang seperti itu?” jelasnya.
“Suatu saat nanti daratan ini akan penuh dan sumber daya alam yang terakhir pasti di lautan. Ayo, yang punya minat kelautan disini ada medianya “ ajak Kak Dadang. Benar juga sih. Kalau nggak kita yang menjaga alam kita, siapa lagi??
Moto hidupnya adalah Think Globaly, Act Localy. Menurutnya semua perbuatan harus dipertimbangkan sebaik-baiknya. Pikirkan apa yang kemungkinan terburuk akan terjadi secara keseluruhan. Tapi itu semua cukup di lakukan dengan tindakan yang sederhana alias tidak lebai. Pikirkan tentang semua hal sampai pada saat bengong pun. Jadi nggak bengong pun bermanfaat buat kita.
[Saila]Nama : Dadang Lesmana
TTL : Jakarata, 18 Juli 1973
Alamat : Jln. Gunuk ciliwung no. 36 Tanjung Barat, Jagakarsa Jaksel 12530
Hobi : Laut, pantai, menulis, melukis, dengerin musik, baca buku.
Pengalaman pramuka : Konda DKI Jamnas 1986, Jamnas 1991, Rainas 1992, Jamnas 1996, Rainas 1997, Peran Saka 1993, Comdeca 1993
Minggu, 12 April 2009
MUSYAWARAH SAKA BAHARI JOGJA
Saka Bahari Jogja telah sukses melaksanakan Musyawarah Saka Bahari Kwartir Cabang Kota Yogyakarta pada Sabtu-Ahad, 4-5 April 2009 bertempat di Ruang Rapat Lanal Yogyakarta.Kegiatan Musyawarah tersebut meliputi
Sidang Pleno I.
Laporan Pertanggungjawaban Pengurus Dewan Saka Bahari Masa Bakti 2007-2009,
SidangPleno II
Komisi A, B, dan C (Komisi A.Membahas tentang Kegiatan Oprasional dan Tekpram, Komisi B membahas tentang Administrasi, Keuangan dan Usaha, Komisi C.Membahas tentang Tata Adat Saka Bahari Jogya) dan terakhir
Sidang Pleno III
Pemilihan Pengurus Dewan Saka Bahari Dewa Ruci-Cut Malahayati Masa Bakti 2009-2011
Kegiatan di buka oleh Pelda Sahilan (Perwira Jaga Lanal Yogyakarta).
Dalam kegiatan tersebut menghasilkan beberapa keputusan penting diantaranya : Diterimanya LPJ Dewan Saka Bahari Masa Bakti 2007-2009,Program kerja untuk kepengurusan mendatang jugadisepakati oleh Semua Peseta Sidang, Sidang menjadi menarik ketika pembahasan Administrasi , Keuangan dan Usaha karena Saka Bahari Jogja akan mewujudkan mimpi untuk memiliki sebuah koperasi Anggota, Pada saat Pembahasan Tata Adat juga tak kalah seru karena anggota Saka Bahari Jogja ingin selalu berbenah diri dan tak akan puas dengan apa yang pernah diraih.
Segenap Crew www.Sakabaharijogja.uni.cc mengucapkan Selamat Kepada Generasi Baru Hantu Laut Jogja jajaran Hiu Muda yang akan berkarya dimasa depan!!!!!
Selamat Menjabat untuk Kak Wahyu Adikuncara dan Kak Ardinny.S
Semoga Jabatan yang diemban dapat dilaksanakan sesuai amanah
dan kami ucapkan Terima Kasih atas Pengabdian Kak Fauzi dan Rekan-rekan
selama menjabat menjadi pengurus Dewan Saka Bahari Masa bakti 2007-2009
Semoga jasa-jasamu dapat dilanjutkan oleh pengurus yang baru .amin....
Data Pengunjung Februari 2010
Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY
Seragam Pramuka Saka Bahari
Mendapat arahan dari Kakak-kakak
Tongkat Pora
Pernikahan Kak Fauzi & kak Wanti
Badgenya dipasang biar siap dilantik....
Paling Populer
-
DISPENAL (12/9) - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Madya TNI Tedjo Edhi Purdijanto, S.H., didampingi Koordinator Staf Ahli Kasal ...
-
by ICHSAN NUR L Ketika kita mendengarkan suatu bunyi, sesungguhnya bunyi itu merambat dari sumber bunyi hingga ke telinga kita melalui...
-
Perairan Indonesia kaya akan sumber daya alam yang berlimpah. Namun sayangnya potensi ini belum tergarap secara optimal. Salah satu potensi ...
-
Hiperbarik Chambers Awal mulai HBOT Terapi hiperbarik mungkin baru segelintir orang yang mengenalnya. Di Indonesia, pemanfaatna HBOT p...
-
ARMATIM (12/9) - Peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-63 tahun 2008 yang akan dipusatkan di Dermaga Pangkalan Komando Armada RI Kawasan Timur ...