Rabu, 22 Juli 2009
Pelantikan Anggota Saka Bahari Jogjakarta
Pada Kesempatan itu Peserta Calon Anggota melaksanakan Praktik Survival. Saat Acara pelantikan Resmi Anggota Saka Bahari Cabang Kota Yogyakarta, bertindak sebagai irup adalah Lettu Rumadi , Pasop Lanal Yogyakarta yang saat ini menjabat sebagai Pinsaka Bahari Cabang Kota Yogyakarta menyampaikan bahwa Pendidikan Bala Negara Sangat penting untuk Pramuka karena Pramuka dan Pemuda adalah Sebagai Pasukan Cadangan setelah TNI dan POLRI untuk Membela dan Mempertahankan Keutuhan NKRI.
Untuk itu Segenap Crew Web www.sakabaharijogja.uni.cc mengucapkan selamat kepada Anggota baru Saka Bahari Cabang Kota Yogyakarta.Semoga dapat memajukan Saka Bahari pada khususnya, Pramuka pada umumnya.
Rabu, 10 Juni 2009
Pengurus Dewan Saka Bahari Jogja Mewakili Prop.DIY di KPN 2009
Kapal Pemuda Nusantara adalah kegiatan yang diselenggarakan oleh Kementrian Negara Pemuda dan olahraga sedangkan untuk tahun 2009 kali ini akan menempuh rute Jakarta-Semarang-Nusa Tenggara Barat.Kegiatan akan berlangsung dari tanggal 9 - 23 Juni 2009.
Setelah mengikuti seleksi yang diadakan oleh BPO Prop.DIY, Akhirnya dua putra-putri terbaik Saka Bahari Yogyakarta lolos mewakili Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.Merekalah Kak Guntur Sukoco dan Kak Johana Rosita, dalam kepengurusan Saka Bahari Cabang Kota Yogyakarta Kak Guntur menjabat sebagai Sekertaris dan Kak Johana Menjabat sebagai Pemangku Adat.
Ini adalah satu prestasi yang diraih oleh Anggota-anggota Saka Bahari Yogyakarta, Membanggakan memang karena dua bulan terkahir telah mengikuti kegiatan-kegiatan bertaraf Nasional,setelah bulan lalu pada tanggal 4-20 Mei 2009 telah mengirimkan 12 putra-putri terbaik Prop.DIY ( Kak Teguh Prasetyo Aji, Kak Fikar Yunizar Eka Pramana, Kak Fuad Galuh, Kak Moch Fauzi, Kak Wahyu Adikuncara, Kak M.Nasukha, Kak Guntur Sukoco, Kak Ardhinny S, Kak Sitti Fatimah, Kak Eka Wirajuang, Kak Dian Ayu Wulandari, Kak Herlin) untuk Mengikuti kegiatan Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia dalam rangka memeriahkan kegiatan World Ocean Conference 2009 yang menempuh rute Surabaya-Balikpapan-Pantoloan (Sulteng)-Bitung (Sulut)
Segenap Crew web saka bahari jogja mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih..Semoga tambah Jaya di masa depan.
Menegpora Menyelenggarakan Kapal Pemuda Nusantara
Persyaratan Peserta Kapal Pemuda Nusantara 2009
A. Persyaratan Calon Peserta
1. Warga Negara Indonesia berusia 21 – 30 Tahun.
2. Sehat jasmani rohani dibuktikan dengan surat keterangan dokter.
3. Minimal lulus SLTA dan bisa renang.
4. Belum menikah dan tidak merokok.
5. Bagi mahasiswa dan pegawai harus dibuktikan dengan surat izin cuti.
6. Berminat dalam bidang kelautan ditunjukkan dengan membuat proposal usaha mengenai potensi kelautan daerahnya.
7. Belum pernah mengikuti kegiatan KPN yang diselenggarakan oleh Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga atau Departemen Pendidikan Nasional.
8. Tinggi dan berat badan minimal : Putri 155 cm dan 45 kg, Putra 160 cm dan 50 kg.
9. Memiliki tingkat kebugaran jasmani yang baik dibuktikan melalui test lari 2400 meter dengan durasi untuk Putri 13,81 – 15,54 menit, Putra 10,46 – 12 menit yang akan dilaksanakan oleh panitia pusat.
B. Persyaratan Administratif
1. Fotocopy KTP yang masih berlaku.
2. Izin tertulis dari orangtua / instansi yang bersangkutan.
3. Proposal usaha mengenai potensi kelautan daerah masing – masing.
4. Pasfoto 3 X 4 sebanyak 4 lembar.
C. Biodata Calon terpilih
1. Provinsi mengirimkan berkas lengkap minimal 4 (empat) calon peserta ke Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga c.q Deputi Bidang Pemberdayaan Pemuda selambat – lambatnya tanggal 13 April 2009.
2. Panitia pusat akan memanggil dua orang (1 putra dan 1 putri) sebagai peserta kegiatan yang dinyatakan lulus seleksi.
D. Pembiayaan
Yang ditanggung Kementerian Negara Pemuda Dan Olahraga :
1. Biaya transportasi dari Ibu Kota Provinsi ke DKI Jakarta, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat dan kembali lagi ke Ibu Kota Provinsi.
2. Perlengkapan dan akomodasi selama mengikuti program.
E. Lain-lain
Jika calon peserta hasil seleksi daerah yang dikirim ke pusat tidak memenuhi persyaratan, maka Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga akan menolak dan akan meminta daerah asal atau daerah lain untuk menggantikannya. Sedangkan biaya pemulangan calon peserta yang tidak memenuhi persyaratan tersebut ditanggung oleh daerah asalnya.
Pendaftaran calon peserta Kapal Pemuda Nusantara ke Dinas/Badan/Biro/Kantor Pemuda dan Olahraga yang menangani Bidang Kepemudaan Tingkat Provinsi akan diumumkan oleh Kementerian Negara Pemuda dan Olahraga di media cetak dan televisi nasional minimal satu kali tayang.
diposting dari : http://amaliasari.wordpress.com/2009/03/02/kapal-pemuda-nusantara-persyaratan-peserta-2009/Minggu, 07 Juni 2009
BAHARI SCOUT CAMP 2009

Dinas Kelautan dan Perikanan kerjasama dengan Balai Pemuda dan Olehraga beserta Pimpinan Saka Bahari Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyelenggarakan kegiatan perkemahan pemuda bahari tingkat daerah, kegiatan yang diberi nama "Bahari Scout Camp 2009" akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni-1 Juli 2009, sedangkan lokasi pelaksanaannya berada di Geoparsial/Bakorsurtanal, Polair Polda DIY dan Pantai Depok, Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY.Dalam pelaksanaan kegiatan ini akan disampaikan materi-materi Pengenalan Kebaharian, Kepramukaan, Hukum Laut, Peluit Serang, Pengetahua Dasar Selam, SAR air, Pengenalan TNI AL, Pengenalan Dislautkan, Pengenalan BPO, Pengenalan POLAIR dan masih banyak lagi...
Kegiatan BSC 2009 ini rencana akan diikuti oleh Pramuka Penegak-Pandega dan Unsur kepemudaan yang ada di 4 Kabupaten (Bantul, Sleman, Kulonprogo, Gunung Kidul) dan satu Kota ( Yogyakarta) , tiap-tiap wilayah (kabupaten dan Kota) diminta untuk mengirimkan 40 peserta terdiri dari 20 peserta putra dan 20 peserta putri, Total peserta yang terlibat sekitar 300 orang. Diharapkan Peserta BSC 2009 adalah yang belum menjadi Anggota Resmi Saka Bahari yang mendaftarkan diri secara kolektif melalui Masing-masing Cabang dan berkas pendaftaran diserahkan kepada panitia paling lambat tangga 20 Juni 2009.
Tiap-tiap peserta akan mendapatkan fasilitas Transportasi, Konsumsi selama kegiatan, Piagam, Blocknote, Buku Panduan dll.
Info lebih lengkap akan disampaikan pada Tehnical Meeting yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2009 bertempat di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY yang beralamat di Jl.Sagan III/4 Yogyakarta (Timur LIPI)
Dalam Kegiatan ini peserta tidak dipungut biaya apapun (Gratis)
Jumat, 05 Juni 2009
TNI AL MENYELENGGARAKAN SAIL BUNAKEN 2009
International Fleet Review (IFR) merupakan kegiatan puncak “SAIL BUNAKEN” berupa parade kapal perang (Warship dan Tallship) yang rencananya akan diinspeksi oleh Kepala Negara (Panglima Tertinggi TNI) Pada Tanggal 19 Agustus 2009 Menjelang terbenamnya matahari / sunset di Teluk Manado. Pada kesempatan tersebut, Presiden RI akan menerima penghormatan peserta berupa Sailing dan Flaying Pass di Teluk Manado. Pada saat inspeksi seluruh kapal perang peserta IFR dalam posisi lego jangkar, sementara kapal Kepresidenan yang berlayar menginspeksi satu persatu kapal perang peserta IFR. Sedangkan pada saat Sailing dan Flying Pass kapal Kepresidenan Posisi ststis ,sementara peserta IFR yang berlayar. Ketika melintas didepan kapal Kepresidenan maka secara otomatis akan melakukan penghormatan kepada Presiden RI. Oleh karena itu disetiap kapal perang negara-negara sahabat ditempatkan perwira TNI AL sebagai pemandu di kapal.
Sebanyak 30 negara WPNS (Western Pacific Naval Symposium) dan 14 negara lainnya diundang mengikuti IFR. Hingga saat ini,sebanyak 16 negara menyatakan hadir, 11 negara diantaranya akan hadir dengan delegasi dan kapal perangnya berpartisipasi dalam pesta kapal perang tersebut yaitu Amerika Serikat (Delegasi dan kapal perangnya) kemungkinan 2 kapal (1 diantaranya Kapal Induk Helly), Australia 2 kapal (Hmas New Castel dan Hmas Leeuwing), Jepang 3 Kapal (Destroyer), Singapura 1 kapal, Thailand 3 kapal (Frigate), Inggris 1 kapal (Hms Echo), India 1 kapal (Destroyer), Brasil 1 kapal (Landing Ship Tank), Perancis 1 kapal, Malaysia 2 kapal (KD Kedah dan Kld Tunas Samudra). Belanda, Chili, Peru, Suriah dan Turki hanya mengirimkan delegasinya saja.
Minggu, 24 Mei 2009
Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia 2009
WOC ini merupakan bagian dari pelaksanaan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hukum Laut serta bukti kepercayaan masyarakat dunia terhadap Indonesia, sebagai manivestasi pengakuan atas Azas Negara Kepulauan (Archipelagic State) seperti tertuang dalam UNCLOS 1982 yang telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985.
Gerakan Pramuka memandang hal tersebut sebagai peluang emas untuk menunjukkan kepada masyarakat luas, bahkan juga masyarakat dunia; betapa Gerakan Pramuka selama ini telah peduli terhadap �laut� melalui kegiatan Saka Bahari. Oleh karena itu, untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Kwarnas Gerakan Pramuka menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia Tahun 2009. Kegiatan ekspedisi ini akan berlangsung dari tanggal 5 � 20 Mei 2009.
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Prof. DR. Dr. H. Azrul Azwar, MPH mengatakan bahwa, mengingat kondisi geografis Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dua pertiga wilayahnya merupakan laut, Gerakan Pramuka senantiasa berusaha dan berupaya menanamkan serta menumbuh- kembangkan �Cinta Laut� kepada anak-anak bangsa.
Wujud dari komitmen itu, ujar Ka Kwarnas, Gerakan Pramuka sejak tahun 1984 telah membentuk Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari, maksudnya agar setiap Pramuka khususnya anggota Saka Bahari menyadari, bahwa laut dengan semua potensi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya merupakan salah satu soko guru kemakmuran rakyat, sebagai modal dasar pembangunan nasional.
Menurut Ka Kwarnas, bahwa tujuan dari penyelenggaran Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia 2009 ini, selain untuk memeriahkan penyelenggaraan WOC, juga mengarahkan para peserta untuk menjadi peduli terhadap laut dengan segala aspeknya; potensi sumberdaya, lingkungan dan alam sekitarnya; memiliki rasa �CINTA LAUT� dan pandangan hidup yang berorientasi ke laut, serta mampu menularkannya kepada orang lain, khususnya Pramuka dan Pemuda; memperoleh bekal dan tambahan pengetahuan, keterampilan, teknologi dan pengalaman tentang kebaharian yang bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara; memiliki semangat berlatih dan berkarya dalam bidang kebaharian; meningkatnya persaudaraan dan kerja sama antar anggota pramuka; dan memahami pentingnya laut disekitar kita untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara; serta meningkatnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa.
Kegiatan yang mengangkat tema �Dengan Semangat Bahari Kita Bangun Masa Depan Bangsa�, berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya menuju Bitung, Manado, tanggal 5 Mei 2009 dan pulang dari Manado menuju Tanjung Perak, Surabaya tanggal 15 Mei 2009. Route perjalanan ekspedisi, yaitu Surabaya, Balikpapan, Palu dan finish di Bitung. Begitu juga sebaliknya, kepulangan peserta menggunakan kapal dan route yang sama.
Peserta Ekspedisi Kalautan Pramuka Indonesia 2009 adalah para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putera-puteri anggota Saka Bahari serta Pembina Pramuka Mahir Penegak sebagai Pamong Saka Bahari utusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Utara. Masing-masing Kwarda mengirimkan sebanyak 12 orang, dengan jumlah seluruhnya diperkirakan 350 orang. Dari jumlah tersebut sudah termasuk utusan Ikatan Sarjana Oceanografi Indonesia.
Direncanakan selama perjalanan kegiatan meliputi dinamika kelompok, WOC, praktek kebarian, oceanografi, potensi dan sumberdaya laut, pengolahan hasil laut, pelestarian lingkungan laut (terumbu karang dan mangrove), dan bela negara matra laut. Sedangkan selama di Manado, para peserta akan mengikuti kegiatan partisipasi dalam WOC, kunjungan pameran, bakti sosial, seminar kelautan, praktek kebaharian, pentas seni dan wisata edukatif.
Lagu Wajib Ekspedisi Kelautan Indonesia 2009
Le mari mari rame rame kita kumpul tapi gak kebo
Le bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuma ingat kuncinya
C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor Demi Moore kece ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
Nah abis dari C kita kemana nih,
Sudahlah kita ke C lagi saja (ke C lagi) jangan pusing-pusing
Tau nih kayaknya ke C lagi aja (ke C lagi) jangan ngikutin teruslah
Berantakan ini yang dapet (ke C lagi)
Ey yang bener udahlah ganti ini
Ke C lagi ke C lagi (ke C minor)
Data Pengunjung Februari 2010
Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY
Seragam Pramuka Saka Bahari
Mendapat arahan dari Kakak-kakak
Tongkat Pora
Pernikahan Kak Fauzi & kak Wanti
Badgenya dipasang biar siap dilantik....
Paling Populer
-
DISPENAL (12/9) - Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Madya TNI Tedjo Edhi Purdijanto, S.H., didampingi Koordinator Staf Ahli Kasal ...
-
by ICHSAN NUR L Ketika kita mendengarkan suatu bunyi, sesungguhnya bunyi itu merambat dari sumber bunyi hingga ke telinga kita melalui...
-
Perairan Indonesia kaya akan sumber daya alam yang berlimpah. Namun sayangnya potensi ini belum tergarap secara optimal. Salah satu potensi ...
-
Hiperbarik Chambers Awal mulai HBOT Terapi hiperbarik mungkin baru segelintir orang yang mengenalnya. Di Indonesia, pemanfaatna HBOT p...
-
ARMATIM (12/9) - Peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-63 tahun 2008 yang akan dipusatkan di Dermaga Pangkalan Komando Armada RI Kawasan Timur ...