Minggu, 07 Juni 2009

BAHARI SCOUT CAMP 2009



Dinas Kelautan dan Perikanan kerjasama dengan Balai Pemuda dan Olehraga beserta Pimpinan Saka Bahari Daerah Istimewa Yogyakarta akan menyelenggarakan kegiatan perkemahan pemuda bahari tingkat daerah, kegiatan yang diberi nama "Bahari Scout Camp 2009" akan dilaksanakan pada tanggal 28 Juni-1 Juli 2009, sedangkan lokasi pelaksanaannya berada di Geoparsial/Bakorsurtanal, Polair Polda DIY dan Pantai Depok, Parangtritis, Kabupaten Bantul, DIY.Dalam pelaksanaan kegiatan ini akan disampaikan materi-materi Pengenalan Kebaharian, Kepramukaan, Hukum Laut, Peluit Serang, Pengetahua Dasar Selam, SAR air, Pengenalan TNI AL, Pengenalan Dislautkan, Pengenalan BPO, Pengenalan POLAIR dan masih banyak lagi...

Kegiatan BSC 2009 ini rencana akan diikuti oleh Pramuka Penegak-Pandega dan Unsur kepemudaan yang ada di 4 Kabupaten (Bantul, Sleman, Kulonprogo, Gunung Kidul) dan satu Kota ( Yogyakarta) , tiap-tiap wilayah (kabupaten dan Kota) diminta untuk mengirimkan 40 peserta terdiri dari 20 peserta putra dan 20 peserta putri, Total peserta yang terlibat sekitar 300 orang. Diharapkan Peserta BSC 2009 adalah yang belum menjadi Anggota Resmi Saka Bahari yang mendaftarkan diri secara kolektif melalui Masing-masing Cabang dan berkas pendaftaran diserahkan kepada panitia paling lambat tangga 20 Juni 2009.
Tiap-tiap peserta akan mendapatkan fasilitas Transportasi, Konsumsi selama kegiatan, Piagam, Blocknote, Buku Panduan dll.

Info lebih lengkap akan disampaikan pada Tehnical Meeting yang akan dilaksanakan pada tanggal 24 Juni 2009 bertempat di Dinas Kelautan dan Perikanan DIY yang beralamat di Jl.Sagan III/4 Yogyakarta (Timur LIPI)

Dalam Kegiatan ini peserta tidak dipungut biaya apapun (Gratis)

Jumat, 05 Juni 2009

TNI AL MENYELENGGARAKAN SAIL BUNAKEN 2009

Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (KADISPENAL) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul S.E. Menjelaskan bahwa TNI AL akan menyelenggarakan Perhelatan Kelautan bertaraf internasional "SAIL BUNAKEN 2009" pada tanggal 11 -19 Agustus 2009 Mendatang.Kegiatan tersebut akan menampilkan parade kapal perang internasional (International Fleet/IFR) dan selam massal untuk melaksanakan upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia ke-64 oleh 1.500 penyelam di dalam laut pada tanggal 17 Agustus 2009, Sekaligus Memecahkan Rekor Dunia "GUINNES WORLD RECORD" Di Manado, Sulawesi Utara.

International Fleet Review (IFR) merupakan kegiatan puncak “SAIL BUNAKEN” berupa parade kapal perang (Warship dan Tallship) yang rencananya akan diinspeksi oleh Kepala Negara (Panglima Tertinggi TNI) Pada Tanggal 19 Agustus 2009 Menjelang terbenamnya matahari / sunset di Teluk Manado. Pada kesempatan tersebut, Presiden RI akan menerima penghormatan peserta berupa Sailing dan Flaying Pass di Teluk Manado. Pada saat inspeksi seluruh kapal perang peserta IFR dalam posisi lego jangkar, sementara kapal Kepresidenan yang berlayar menginspeksi satu persatu kapal perang peserta IFR. Sedangkan pada saat Sailing dan Flying Pass kapal Kepresidenan Posisi ststis ,sementara peserta IFR yang berlayar. Ketika melintas didepan kapal Kepresidenan maka secara otomatis akan melakukan penghormatan kepada Presiden RI. Oleh karena itu disetiap kapal perang negara-negara sahabat ditempatkan perwira TNI AL sebagai pemandu di kapal.

Sebanyak 30 negara WPNS (Western Pacific Naval Symposium) dan 14 negara lainnya diundang mengikuti IFR. Hingga saat ini,sebanyak 16 negara menyatakan hadir, 11 negara diantaranya akan hadir dengan delegasi dan kapal perangnya berpartisipasi dalam pesta kapal perang tersebut yaitu Amerika Serikat (Delegasi dan kapal perangnya) kemungkinan 2 kapal (1 diantaranya Kapal Induk Helly), Australia 2 kapal (Hmas New Castel dan Hmas Leeuwing), Jepang 3 Kapal (Destroyer), Singapura 1 kapal, Thailand 3 kapal (Frigate), Inggris 1 kapal (Hms Echo), India 1 kapal (Destroyer), Brasil 1 kapal (Landing Ship Tank), Perancis 1 kapal, Malaysia 2 kapal (KD Kedah dan Kld Tunas Samudra). Belanda, Chili, Peru, Suriah dan Turki hanya mengirimkan delegasinya saja.

Minggu, 24 Mei 2009

Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia 2009

Indonesia pada tanggal 11-15 Mei 2009 mendapat kepercayaan dunia untuk menyelenggarakan kegiatan yang bertajuk Konferensi Kelautan Dunia (World Ocean Conference atau disingkatWOC) dan tempat pelaksanaannya di Manado, Sulawesi Utara. 
   

WOC ini merupakan bagian dari pelaksanaan Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa mengenai Hukum Laut serta bukti kepercayaan masyarakat dunia terhadap Indonesia, sebagai manivestasi pengakuan atas Azas Negara Kepulauan (Archipelagic State) seperti tertuang dalam UNCLOS 1982 yang telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia dengan Undang-Undang Nomor 17 Tahun 1985. 
   

Gerakan Pramuka memandang hal tersebut sebagai peluang emas untuk menunjukkan kepada masyarakat luas, bahkan juga masyarakat dunia; betapa Gerakan Pramuka selama ini telah peduli terhadap �laut� melalui kegiatan Saka Bahari. Oleh karena itu, untuk memeriahkan kegiatan tersebut, Kwarnas Gerakan Pramuka menyelenggarakan kegiatan Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia Tahun 2009. Kegiatan ekspedisi ini akan berlangsung dari tanggal 5 � 20 Mei 2009.  
   

Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka, Prof. DR. Dr. H. Azrul Azwar, MPH mengatakan bahwa, mengingat kondisi geografis Negara Kesatuan Republik Indonesia yang dua pertiga wilayahnya merupakan laut, Gerakan Pramuka senantiasa berusaha dan berupaya menanamkan serta menumbuh- kembangkan �Cinta Laut� kepada anak-anak bangsa. 
   

Wujud dari komitmen itu, ujar Ka Kwarnas, Gerakan Pramuka sejak tahun 1984 telah membentuk Satuan Karya Pramuka (Saka) Bahari, maksudnya agar setiap Pramuka khususnya anggota Saka Bahari menyadari, bahwa laut dengan semua potensi dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya merupakan salah satu soko guru kemakmuran rakyat, sebagai modal dasar pembangunan nasional. 
   

Menurut Ka Kwarnas, bahwa tujuan dari penyelenggaran Ekspedisi Kelautan Pramuka Indonesia 2009 ini, selain untuk memeriahkan penyelenggaraan WOC, juga mengarahkan para peserta untuk menjadi peduli terhadap laut dengan segala aspeknya; potensi sumberdaya, lingkungan dan alam sekitarnya; memiliki rasa �CINTA LAUT� dan pandangan hidup yang berorientasi ke laut, serta mampu menularkannya kepada orang lain, khususnya Pramuka dan Pemuda; memperoleh bekal dan tambahan pengetahuan, keterampilan, teknologi dan pengalaman tentang kebaharian yang bermanfaat bagi diri sendiri, masyarakat, bangsa dan negara; memiliki semangat berlatih dan berkarya dalam bidang kebaharian; meningkatnya persaudaraan dan kerja sama antar anggota pramuka; dan memahami pentingnya laut disekitar kita untuk menumbuhkan rasa cinta tanah air dan bela negara; serta meningkatnya rasa persatuan dan kesatuan bangsa. 
   

Kegiatan yang mengangkat tema �Dengan Semangat Bahari Kita Bangun Masa Depan Bangsa�, berangkat dari Tanjung Perak, Surabaya menuju Bitung, Manado, tanggal 5 Mei 2009 dan pulang dari Manado menuju Tanjung Perak, Surabaya tanggal 15 Mei 2009. Route perjalanan ekspedisi, yaitu Surabaya, Balikpapan, Palu dan finish di Bitung. Begitu juga sebaliknya, kepulangan peserta menggunakan kapal dan route yang sama. 
   

Peserta Ekspedisi Kalautan Pramuka Indonesia 2009 adalah para Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega putera-puteri anggota Saka Bahari serta Pembina Pramuka Mahir Penegak sebagai Pamong Saka Bahari utusan Kwartir Daerah Gerakan Pramuka, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, NTB, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara dan Kwarda Gerakan Pramuka Sulawesi Utara. Masing-masing Kwarda mengirimkan sebanyak 12 orang, dengan jumlah seluruhnya diperkirakan 350 orang. Dari jumlah tersebut sudah termasuk utusan Ikatan Sarjana Oceanografi Indonesia. 
   

Direncanakan selama perjalanan kegiatan meliputi dinamika kelompok, WOC, praktek kebarian, oceanografi, potensi dan sumberdaya laut, pengolahan hasil laut, pelestarian lingkungan laut (terumbu karang dan mangrove), dan bela negara matra laut. Sedangkan selama di Manado, para peserta akan mengikuti kegiatan partisipasi dalam WOC, kunjungan pameran, bakti sosial, seminar kelautan, praktek kebaharian, pentas seni dan wisata edukatif.

Lagu Wajib Ekspedisi Kelautan Indonesia 2009

Lirik Lagu Kuburan Band - Lupa Lupa Ingat

Le mari mari rame rame kita kumpul tapi gak kebo
Le bukan nyanyi tulo tulo mari kita nyanyi yo

Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Lupa, lupa lupa lupa, lupa lagi syairnya
Ingat, ingat ingat ingat, cuma ingat kuncinya
Ingat, aku ingat ingat, cuma ingat kuncinya

C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi

C A minor D minor ke G ke C lagi
A minor Demi Moore kece ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi
A minor D minor ke G ke C lagi

Nah abis dari C kita kemana nih,
Sudahlah kita ke C lagi saja (ke C lagi) jangan pusing-pusing
Tau nih kayaknya ke C lagi aja (ke C lagi) jangan ngikutin teruslah
Berantakan ini yang dapet (ke C lagi)
Ey yang bener udahlah ganti ini
Ke C lagi ke C lagi (ke C minor)

Selasa, 28 April 2009

Detailed agenda WOC 2009

THURSDAY,
MAY 7 - 10, 2009
  • First Expert Meeting of FishWatch Asia Pacific
SUNDAY,
MAY 10, 2009
  • Delegates arriving from Singapore with 2 Special Flights,
  • Delegates arriving from Jakarta with 1 Special Flight,
  • Delegates arriving using regular flights,
  • Participants arriving using regular flights
  • Indonesian boys scout arriving using PELNI Passenger Ships.
  • Registration and Lodging Allocations
MONDAY,
MAY 11, 2009
  • Opening of WOC’09 SOM
  • Opening of WOC’09 Exhibition
  • Opening of INDO AQUA 2009
  • Indonesia – Germany Bilateral Meeting
  • Indonesia – USA Bilateral Meeting
  • Global Ocean Policy Day Pre – Meeting
  • UNEP Poster Exhibition
  • Opening of Ocean Festival,
  • Opening of Science Fairs & Beach Sport
  • Opening of North Sulawesi Fair,
  • Reception for All Delegates & Symposium Participants, at Grand Kawanua Park
TUESDAY,
MAY 12, 2009
  • Opening of WOC’09 Symposium,
  • WOC’09 SOM,
  • Indonesia – Germany Bilateral Meeting
  • Indonesia – USA Bilateral Meeting
  • Global Ocean Policy Day Pre – Meeting
  • UNEP Poster Exhibition
  • WOC’09 Exhibition
  • Ocean Festival Activity,
  • Science Fairs & Beach Sport
  • North Sulawesi Fair at Kayuwatu
  • WOC Symphony:”UNDER THE SEA” & Reception for All Delegates at MCC
Wednesday, May 13, 2009
  • Opening Of Global Ocean Policy Day
  • Opening of Developing-8 SOM
  • Opening CTI SOM and CTI Ministerial Meeting
  • WOC’09 Symposium
  • WOC’09 Exhibition
  • Ocean Festival Activity
  • Science Fairs & Beach Sport
  • North Sulawesi Fair at Kayuwatu
  • WOC’09 Receptions to be Hosted by Bupati & Walikota at each respective pavilions.
Thursday,
May 14, 2009
  • Opening Of World Ocean Conference 2009,
  • WOC’09 Symposium,
  • WOC’09 Exhibition,
  • Ocean Festival Activity,
  • Science Fairs & Beach Sport.
  • North Sulawesi Fair, at Kayuwatu
  • Gala Dinner & North Sulawesi Cultural Performance for WOC’09 & CTI Summit Delegates, to be hosted by The President of Indonesia.
  • Farewell Dinner for Other Participants, to be Hosted By The Ministry of Culture & Tourism RI
Friday,
May 15, 2009
  • Opening Of Coral Triangle Initative Summit,
  • Inaguration of CTI & WOC’09 Monument,
  • Closing of WOC’09 Exhibition,
  • Closing of Ocean Festival Activity,
  • Closing of Science Fairs & Beach Sport.
  • Closing of North Sulawesi Fair, at Kayuwatu

World Ocean Conference 2009

11 - 15 MAY 2009 Schedule of Program
11 - 14 May 2009
Grand Kawanua Convention Center

Intergovernmental Meeting
Meeting of ministers, high level and senior government officials from 121 invited countries and officials from intergovernmental organizations to discuss the role of oceans in climate change, and the effects of climate change on the oceans.

Signing of the Manado Ocean Declaration

(By invitation and official country and intergovernmental organization delegates only)
15 May 2009
Grand Kawanua Convention Center

Coral Triangle Initiative Summit
Meeting of the six Heads of State of the Coral Triangle countries, Indonesia, Malaysia, Papua New Guinea, the Philippines, Solomon Islands, and Timor Leste, and representatives of two partner countries, the USA and Australia, and the NGO consortium
Launching of the CTI Implementation in 6 countries as a result of the APEC Sydney 2007 Declaration.

(By special invitation only)
12 - 14 May 2009
Manado Convention Center

International Ocean Science, Technology & Policy Symposium, 1500 participants in 31 Topics

(By application and registration. Abstract and paper submission CLOSED. Registration deadline for other participants 15 April 2009)
11 - 15 May 2009
Nyiur Melambai Convention Center

International Ocean Science, Technology & Industry Exhibition
Two hundred and fifty Exhibition Stands showcasing ocean science, technology and industrial applications.
Exhibition of ocean research vessels.

Contact Person:

Mr. Endra Runy
Feraco
Phones 62-21 860 6819, 860 4850
Fax: 62 21 8660 5154, 860 4850, 8662 0268
Mobile : (62) (0) 818 97 0027
Email: endra_runy @ yahoo.com

(Open to the public, 10:00 – 19:00)
13 May 2009
Grand
Kawanua Convention Center

Global Ocean Policy Day

(By invitation and registration)

11 - 15 May 2009

Various locations

Side events:

  • North Sulawesi Cultural Week
  • Indo Aqua 2009
  • Marine Scout Jamboree, using the Landing Platform Dock Vessel of the Indonesian Navy.

Sang Pelaut itu Guru TK

Ternyata menjadi Anggota TNI AL bukan merupakan kebanggaan Pria berperawakan tegap ini. Padahal hobinya adalah hal-hal yang berbau kemaritiman. Mungkin bagi Kakak yang biasa di panggil Kak Dadang , hanya sekedarnya hobi yang mendarah dingin. Sejuta kegiatannya di dalam Saka Bahari membuat ia cinta akan kekayaan sumber daya alam khususnya dibidang kelautan. Ia mengaku tidak sama sekali berminat kearah kemiliteran tapi lebih cenderung kelingkungan hidupnya seperti pemanfaatan terumbu karang dan Diving.

Penyuka abon sapi ini memulai kiprahnya dibelantika kebaharian sejak tahun 1989 dan telah mencoba semua krida yang ada di Saka Bahari. Pamong Saka Bahari Jakarta Selatan ini mengaku berminat mengikuti kegiatan Saka Bahari karena dulu ingin bisa menyelam. Menurutnya kegiatan yang paling menarik dalam Saka Bahari Adalah Menyelam.

Saat ditanya tentang perkembangan Saka Bahari, Kak Dadang dengan semangat 45 bercerita. Penggemar minuman kopi ini bilang kalau dari tahun ke tahun peminat kegiatan seperti Saka Bahari semakin berkurang. “dari jamnas 1992 sampai Rainas 1997 Saka Bahari bisa mengumpulkan 2000 anggota Saka Bahari, tapi sekarang 200 orang saja sudah syukur”

Ada yang menarik dari profil pria berzodiak cancer ini lho! Dibalik hobi lulusan ITB yang nggak jauh dari laut dan pantai ini, ternyata ia adalah seorang guru TK di salah satu instansi pendidikan yang cukup terkenal. Wah, Kak Dadang itu penyuka anak kecil juga toh!

Kak Dadang berpesan pada segenap Anggota Gerakan Pramuka untuk melestarikan kekayaan sumber daya alam laut yang telah ada demi kelangsungan hidup selanjutnya. “ Indonesia 2/3 nya lautan dan telah ada gejala kerusakan seperti terumbu karang, gejala lain kearah penelitian,pengembangan, dan pemanfaatan. Kita kalah dengan orang luar negeri. Nelayan kita mancing semalaman hanya dapat berapa kilogram ikan saja,sedangkan orang luar mancing seenaknya dia bisa dapat berton-ton. Kenapa nggak kita sih yang seperti itu?” jelasnya.

“Suatu saat nanti daratan ini akan penuh dan sumber daya alam yang terakhir pasti di lautan. Ayo, yang punya minat kelautan disini ada medianya “ ajak Kak Dadang. Benar juga sih. Kalau nggak kita yang menjaga alam kita, siapa lagi??

Moto hidupnya adalah Think Globaly, Act Localy. Menurutnya semua perbuatan harus dipertimbangkan sebaik-baiknya. Pikirkan apa yang kemungkinan terburuk akan terjadi secara keseluruhan. Tapi itu semua cukup di lakukan dengan tindakan yang sederhana alias tidak lebai. Pikirkan tentang semua hal sampai pada saat bengong pun. Jadi nggak bengong pun bermanfaat buat kita.

[Saila]

Nama : Dadang Lesmana

TTL : Jakarata, 18 Juli 1973

Alamat : Jln. Gunuk ciliwung no. 36 Tanjung Barat, Jagakarsa Jaksel 12530

Hobi : Laut, pantai, menulis, melukis, dengerin musik, baca buku.

Pengalaman pramuka : Konda DKI Jamnas 1986, Jamnas 1991, Rainas 1992, Jamnas 1996, Rainas 1997, Peran Saka 1993, Comdeca 1993

Data Pengunjung Februari 2010

Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

Seragam Pramuka Saka Bahari

Seragam Pramuka Saka Bahari

Mendapat arahan dari Kakak-kakak

Mendapat arahan dari Kakak-kakak

Tongkat Pora

Tongkat Pora
Pernikahan Kak Fauzi & kak Wanti

Badgenya dipasang biar siap dilantik....

Badgenya dipasang biar siap dilantik....

Paling Populer

Menyediakan Berbagai Kebutuhan Atribut Pramuka :



Perlengkapan dan Peralatan Pramuka