Rabu, 19 Agustus 2015

KSAL Laksamana TNI Ade Supandi, S.E

Laksamana TNI Ade Supandi, S.E. (lahir di Batujajar, Bandung, Jawa Barat, 26 Mei 1960; umur 55 tahun) adalah seorang perwira tinggi TNI Angkatan Laut yang saat ini menjabat sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut. Pengangkatan Laksamana TNI Ade Supandi sebagai Kasal didasarkan pada Keputusan Presiden Nomor 92/TNI/2014 yang ditandatangani Presiden Jokowi pada 31 Desember 2014. Ade Supandi, Perwira Tinggi bintang empat kelahiran Batujajar, Kabupaten Bandung tahun 1960 ini, resmi tercatat dalam lembaran sejarah bangsa sebagai pejabat Kasal ke-25. Ade merupakan KSAL kedua setelah Laksamana (Anumerta) R.E. Martadinata yang menjabat di periode 1959-1966 yang berasal dari wilayah (Priangan).

Ade Supandi merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) TNI angkatan ke-28 tahun 1983. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya, diantaranya Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Komando Armada RI Wilayah Barat tahun 2009, Gubernur Akademi Angkatan Laut (AAL) tahun 2011, Panglima Armada RI Wilayah Timur (Pangarmatim) dan Asrena Kasal. Jabatan strategis setelahnya adalah sebagai Kepala Staf Umum TNI (Kasum TNI), berdasarkan Keputusan Panglima TNI Nomor: Kep/327/V/2014 tanggal 12 Mei 2014. Selanjutnya pada 31 Desember 2014, ia dilantik oleh Presiden Jokowi sebagai Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) menggantikan Laksamana Marsetio yang memasuki masa pensiun.

Lahir 26 Mei 1960 (umur 55)
Batujajar, Bandung, Jawa Barat
Suami/istri: Dra. Endah Esti Hartanti Ningsih
Anak:
Anindita Rivy Larasati
Andaru Dhimas Nugraha Vidianto

Pendidikan militer
AAL-28 (1983)
SusPadiv (1983)
CTT & NBCD Course-Netherland (1986)
CICWO & ASW Officer Course-USA (1988)
SusKorbantem (1989)
Dikspespa Artileri (1989)
Diklapa II Koum Angk-5 (1990/1991)
Dikpa Intelmar (1993/1994)
Seskoal Angk-35 (1997/1998)
Joint Warfare Course-Australia (1999)
Training System Management Course ADF TNI (1999)
Sesko TNI Angk-29 (2002)
Lemhannas RI PPSA angkatan-17 (2011)

Jabatan militer
Asisten Perwira Divisi di KRI Monginsidi (1983)
Komandan KRI Ahmad Yani-351
Komandan KRI Oswald Siahaan-354
Komandan KRI Nuku-373
Komandan KRI Tongkol-813
Komandan KRI Sutedi Senaputra-378
Komandan KRI Malahayati-362
Asops Guspurlabar
Komandan Ronfib Flotila III Koarmatim
Komandan Flotkor Koarmatim
Komandan Kolatarma Koarmatim
Komandan Kodikopsla Kobangdikal
Komandan Guskamlabar (2009)
Gubernur AAL (2010)
Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (2011)
Asrena Kasal (2012)
Kasum TNI (2014)
Kasal (2014)

Senin, 28 Januari 2013

Pramuka Saka Bahari Bantu Warga Korban Banjir Kelapa Gading Jakarta Utara

986680_posko gabungan saka bahari Nasional.jpg



Masih tingginya intensitas hujan yang turun selama berhari-hari mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah di  DKI Jakarta dan sekitarnya. Melihat kondisi tersebut Ketua Kapinsaka Bahari Laksamana Pertama Kingkin Suroso SE, ikut peduli membantu meringankan beban masyarakat yang terkena dampak banjir saat ini. Dengan mengerahkan potensi  personil pramuka saka bahari yang terampil dan teruji
” Saka Bahari dan Hiprada (Himpunan Pramuka Wreda) bersama  GM IBI (Gerakan Muda Insan Bahari Indonesia) membuka posko gabungan bersama untuk melakukan bantuan terhadap  masyarakat yang terkena korban banjir diwilayah kelapa gading Jakarta Utara,” ujar  Laksama Kingkin Suroso, saat memberi keterangan kepada Tim liputan JP  di halaman Markas Komando Puspomal, Kelapa Gading Jakarta Utara. Sabtu  19 Januari 2013.
“Kegiatan ini merupakan bhakti sosial bidang kepramukaan yang telah masuk agenda program kerja strategis, terencana dan terpadu,  pramuka saka bahari dalam menghadapi kejadian-kejadian bencana alam, untuk turun langsung kelokasi bencana membantu  kantong-kantong rumah pemukiman masyarakat yang  menjadi korban  banjir seperti kejadian saat ini,” tambahnya.
Dalam pamantauan Tim JP di lapangan, terlihat  para anggota pramuka saka bahari ikut membagikan bingkisan berupa bahan kebutuhan pokok yang dibutuhkan oleh warga korban banjir dikawasan kelapa gading dan sekitarnya dengan menggunakan perahu karet  serta dibantu oleh beberapa anggota pasukan marinir dan POM AL
“Kami sangat apresiasi sekali dengan kegiatan adik-adik pramuka saka bahari yang masih remaja  bahu-membahu dalam melakukan bantuan terhadap  korban banjir seperti saat ini, karena sudah sangat  jarang sekali kita melihat kegiatan-kegiatan bhakti sosial terhadap  bantuan penanggulangan bencana  seperti ini pramuka terlibat didalamnya,” ujar Wandi salah satu warga yang  terkena korban banjir di Kelapa Gading.
Sementara sejak pukul 12.30 WIB  air sudah terlihat mulai surut  dan aktifitas warga korban banjir mulai kembali ke rumahnya masing-masing  untuk melakukan pembersihaan lumpur yang masuk kedalam rumah tempat tinggal.
[sumber berita: http://jurnalpatrolinews.com]

Jumat, 17 Agustus 2012

KAK LAKSAMANA KINGKIN SUROSO

Nahkoda Saka Bahari Nasional (Ka Pinsaka Nasional Saka Bahari)

Kamis, 19 April 2012

Selamat jalan Kak Laks TNI (Pur) Sudomo

  Innalillahi Wa Inna Ilaihi Rajiun. Mantan menteri tenaga kerja dan Menkopolkam di era Orde Baru, Laksamana Purnawirawan Sudomo tutup usia saat dirawat di RS Pondok Indah Jakarta, Selasa (18/4) sekitar pukul 10.05 WIB.

Senin (16/4) Sudomo dilaporkan terbaring koma di ruang ICU lantai 2 Rumah Sakit (RS) Pondok Indah, Jakarta Selatan. Senin (16/4). Mantan Menteri Tenaga Kerja, dan Menkopolkam era Orde Baru  ini dirawat sejak Sabtu, (14/4) karena diduga terkena stroke batang otak.

Kondisi pria kelahiran Malang, Jawa Timur, 20 September 1926 masih dirawat intensif dan mengenakan infus. ''Bapak belum sadarkan diri, dan masih diinfus,'' ujar menantu Sudomo, Djoko Tabiat, ditemui di RS Pondok Indah, Jakarta, Senin (16/4).

Tampak sejumlah anggota keluarga dan kerabat mendampingi Sudomo yang masih terbaring koma. ''Bapak tiba-tiba tak sadarkan diri seusai menghadiri acara resepsi. Setelah menjalani CT Scan, dokter memasangkan monitor jantung. Kata dokter ada pendarahan di otak tengah yang terkena batang otaknya dan agak parah. Kata dokter recoverynya kecil,'' tuturnya.

Laksamana TNI (Purnawirawan) Sudomo akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, Kamis 19/4.
Rencananya proses pemakaman akan dimulai pukul 09.00 wib dan dipimpin langsung Wakil Presiden Boediono.
Tampak hadir juga mantan Presiden BJ Habibie dan mantan Wapres Tri Sutrisno tampak mengenakan baju batik sementara Bj Habibie mengenakan baju putih dan mengenakan peci.
Keduanya tampak akrab berbincang-bincang. Jenazah sendiri masih dalam perjalanan menuju TMP Kalibata. Wapres Boediono juga masih belum terlihat.

Selasa, 13 Maret 2012

MANTAN KETUA DKC KWARCAB KOTA MALANG JADI PANGARMATIM


Agung Pramono sekitar tahun 1979-80, adalah Ketua Dewan Kerja Cabang Kwartir Cabang Kota Malang,.....Dari Gugus Depan 103 RS. Soepraoen Malang. Kini dilantik sebagai Panglima Armada Timur

Selasa, 14 Februari 2012

Raja Swedia Bertemu Sultan Bahas Pramuka

Raja Carl XVI Gustaf dari Swedia, hari ini mengawali turnya ke Yogyakarta hingga 3 Februari 2012. Kunjungan Raja Swedia ini terkait dengan kapasitasnya sebagai Ketua Yayasan Pramuka se-Dunia.
Kedatangan Ketua World Scout Foundation (WSF) ini merupakan kunjungan kehormatan dalam rangka meninjau lokasi calon proyek MoP (Messenger of Peace) Preserve Local and Traditional Culture di Bantul.

Raja Carl XVI Gustaf akan mengunjungi sejumlah tempat di Yogyakarta, seperti Candi Borobudur. Dia juga dijadwalkan bertemu dengan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X, yang juga sebagai Ketua Majelis Pembimbing Daerah Gerakan Pramuka DIY.

"Pada hari Rabu tanggal 01 Februari 2012 beliau akan ke Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul, DIY untuk melihat dan observasi lokasi, kegiatan kemasyarakatan, juga kegiatan gugus depan di daerah tersebut," kata Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Azrul Azwar di Yogyakarta, Senin 30 Januari 2012.
"Selain itu juga akan melihat kehidupan sehari-hari masyarakat, kegiatan-kegiatan pemuda, karang taruna dan pelajar."

Menurutnya Kabupaten Bantul adalah daerah pertama yang menjadi obyek program MoP. Pendanaan program ini akan didukung oleh World Scout Foundation.

"Kegiatan kemasyarakatan Desa Wukirsari akan dijadikan percontohan dalam rangka membentuk budaya hidup modern yang tetap berpedoman pada kearifan lokal dan kemayarakatan," ujar Azrul.
"Dengan kegiatan kemasyarakatan (sesuai dengan kehidupan sehari-hari) tujuannya agar bisa membentuk karakter pemuda yang kuat dan berjiwa luhur, serta jiwa kewirausahaan."

Sementara itu, Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Bantul, EB Nurcahyo mengatakan kedatangan Raja Swedia ini juga akan melakukan peresmian pendapa di Desa Wukirsari, Imogiri, Bantul. "Kunjungan ini ditangkap sebagai sinyal baik dalam rangka pengembangan gerakan Kepramukaan di Bantul," katanya.

Nurcahyo menyatakan Raja Carl Gustaf memilih kunjungan ke Indonesia lantaran dari 30.000 pramuka di seluruh dunia, Indonesia memiliki 20.000 anggota. Sebagai apresiasi Carl Gustaf memberikan hibah bagi daerah yang dipandang mampu mengembangkan kearifan lokal dengan baik.

"Dari sekian banyak daerah, Bantul terpilih karena dianggap mampu mengembangkan kearifan lokal dengan baik, yakni kerajinan tatah sungging, batik, dan karawitan. Hibah raja Swedia ini diwujudkan dengan pembangunan pendapa dengan alokasi dana sekitar Rp300 juta untuk pelatihan kegiatan seperti tatah sungging, membatik dan karawitan," ujarnya. (ren)

Raja Swedia Resmikan Pendopo Sanggar Pramuka

Raja Swedia Carl XVI Gustaf yang juga sebagai Ketua Yayasan Pandu Dunia (Chairmant of the World Scout Foundation) dan rombongan berkunjung ke DIY, Rabu (01/02). Kedatangan Raja Swedia yang tiba di Yogyakarta dan langsung menuju Desa Nogosari, Imogiri Bantul sekitar pukul 10.00 WIB itu, untuk meresmikan Pendopo Sanggar Pramuka bantuan hibah dari Kerajaan Swedia bersama National Scout Organization (Organisasi Pandu Nasional).

Peresmian ditandai dengan penggguntingan buntal melati dan penandatanganan prasasti, dilanjutkan penanaman pohon monumental sawo kecik. Hadir menyaksikan peresmian, Wakil Gubernur DIY selaku Ketua Kwarda Paku Alam IX, Menteri Pemuda dan Olahraga RI Andi Malarangeng, Duta Besar Swedia untuk Indonesia, dan Ketua Kwarnas Pramuka Azwar Asrul serta sejumlah pejabat Provinsi DIY maupun pejabat Pemkab Bantul.

Dalam sambutan peresmiannya, Carl XVI Gustaf menyatakan, pusat pelatihan sanggar ini sangat dibutuhkan di daerah ini dan pihaknya sangat terkesan dengan berbagai pelatihan yang telah dilakukan. Untuk itu Yayasan Pandu Dunia yang telah memulai proyek Messenger of Peace bersama seluruh organisasi pandu nasional termasuk Gerakan Pramuka bersama-sama dengan Saudi Arabia, akan terus menyuarakan pesan perdamaian melalui Messengers of Peace ke seluruh dunia.

Messenger of Peace lanjutnya, diciptakan untuk membantu menuju yang lebih baik, sehingga negara-negara lain dapat mengikuti mencontoh apa yang telah dilakukan di Indonesia. “Kami bertujuan membantu untuk meningkatkan terus dan memberdayakan masyarakat,” katanya.

Carl XVI Gustaf menambahkan, sudah ada puluhan ribu yang mengikut proyek Messenger of Peace ini diberbagai tempat dengan melihat di website milik pandu dunia. Di website itu kata dia, bisa dilihat ada peta dunia yang ada titik-titik merah menandakan proyek tersebut telah diselenggarakan. Bulan depan pihaknya akan meluncurkan website baru dengan salah satu bahasa resminya adalah bahasa Indonesia.

“Gunakanlah website itu dengan semaksimal mungkin, tempatkan titik merah dipeta tersebut dan ceritakan yang anda lakukan. Ada jutaan Pandu di seluruh dunia menantikan apa yang anda lakukan di sini untuk mereka ikuti. Inilah salah satu alasan kami mengunjungi Indonesia, mengunjungi anda di sini,” ujarnya.

Carl XVI Gustaf yakin Pramuka melakukan pekerjaan yang sangat baik dan sangat besar ini. Ia juga bangga dengan para Pramuka di Indonesia umumnya dan di Bantul khususnya. Bahkan ia berjanji akan menceritakan hal ini kepada seluruh dunia.

Sementara Bupati Bantul Hj. Sri Surya Widati mengemukakan, 30 juta anggota kepanduan di seluruh dunia 21 juta diantaranya berada di Indonesia dan 35 ribu lebih berada di Kabupaten Bantul. Ia mengutarakan, dalam pengembangan kegiatan kepanduan di Indonesia, Bantul sangat aktif melalui kegiatan Pramuka lewat sekolah. Hingga saat ini di Bantul telah terbentuk 1 Gugus Depan Teritorial, 17 Majelis Pembimbing Ranting, 41 Majelis Pembimbing Cabang, dan 410 Gugus Depan.

Menurut Bupati Bantul, hibah yang diberikan kepada Pemkab Bantul berupa Pendopo Sanggar Pramuka dan beberapa pelatihan bagi anak-anak dan generasi muda seperti membatik, membuat wayang kulit melalui tatah sungging dan belajar karawitan ini sebagai wujud perhatian dan kepedulian yang sangat besar kepada masyarakat Pramuka khususnya maupun masyarakat Bantul pada umumnya.

“Kegiatan itu merupakan karya-karya adiluhung warisan nenek moyang dan memiliki arti penting dalam pengembangan karakter dan budaya bangsa. Pelatihan tersebut sekaligus merupakan kegiatan yang sangat esensi untuk latihan kerja guna mendukung peluang pengembangan ekonomi kerakyatan di Kabupaten Bantul,” terangnya.

Bangunan Pendopo yang belum selesai 100 persen dan berdiri di atas lahan seluas 5 ribu meter persegi lebih ini ujar Sri Surya Widati, direncanakan ke depan sebagai wahana bumi perkemahan dan kegiatan kepemudaan lainnya. Selain digunakan untuk pelatihan membatik, tatah sungging dan karawitan, telah dimanfaatkan pula untuk kegiatan antara lain seni tari, handi craft, sablon, kegiatan keagamaan, dan pelatihan kepramukaan.

“Hibah yang telah  diberikan semakin bermakna manakala anak-anak bangsa dan generasi muda yang telah dilatih di Pendopo ini dapat menghasilkan karya seni yang langsung dapat dipamerkan serta dapat mementaskan hasil karya seni dan budayanya,” katanya.

Sebelumnya, Raja Swedia Carl XVI Gustaf dan rombongan telah menyempatkan diri mengunjungi pusat kerajinan batik tulis di Dusun Nogosari, Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Ia juga sempat menyaksikan cara pembuatan kerajinan batik tulis, tatah sungging untuk wayang kulit dan pembuatan keris. Untuk diketahui, Desa Wukirsari terkenal sebagai sentra kerajinan batik tulis berkualitas serta kerajinan wayang kulit.

Seusai mengunjungi Dusun Nogosari, rombongan melanjutkan kunjungannya ke Candi Borobudur dan Candi Prambanan sebelum beristirahat di Hotel Sheraton. Dan menurut rencana pada malam harinya, Raja Swedia akan menghadiri jamuan makan malam bersama Sri Sultan Hamengku Buwono X, di Kraton Yogyakarta.
(rsd)

Jumat, 23 Desember 2011

Surat Edaran Kegiatan Perti Saka Bahari Nasional 2011-2012

Pertika Bahari Nasional 2011-2012

Tim panitia Provinsi Kaltim, Senin (23/5/2011) siang mengunjungi Pulau Sebatik untuk menyurvei lokasi kegiatan Pelayaran dan Perkemahan Bakti Saka Bahari Nasional 2011 pada tangal 28 Desember 2011 s.d. 17 Januari 2012 di Pulau Sebatik, Kalimantan Timur.

Kunjungan tujuh rombongan tim yang dipimpin Ibrahim ke lokasi, disertai panitia tingkat Kabupaten Nunukan dan Kecamatan Sebatik.

"Kami memotret kondisi lapangan. Kemudian sebelum kami datang ada informasi pendahuluan ini mudah-mudahan bisa diajukan ke APBD propinsi. Memang tercetus dua lokasi, Batu Lamampu dan Pondok Pesantren Mutiara Bangsa. Nanti yang menentukan di sana kami hanya memaparkan," ujar Ibrahim yang juga Kepala Dinas Peternakan Kaltim.

Ia mengatakan, kegiatan ini akan melibatkan banyak pihak terutama dari pihak TNI Angkatan Laut. Tak hanya melibatkan Kwarcab Nunukan, kegiatan ini juga melibatkan Kwarcab Tarakan. Karena Tarakan akan menjadi pintu gerbang.

"Semua kontingen berpusat di Tarakan kemudin diangkut KRI Makasar (590) ke Nunukan, nanti baru diturunkan lewat sekoci-sekoci di Karang Unarang," ujarnya. Dalam perkemahan ini nantinya akan dilaksanakan kegiatan penghijauan.

Senin, 31 Oktober 2011

Dive Pramuka Emas 2011


Dalam rangka menyemarakkan penyelenggaraan Tahun Emas ke 50 tahun Gerakan Pramuka, Kwartir Nasional Gerakan Pramuka menyelenggarakan serangkaian acara kegiatan positif dengan tujuan untuk dapat menambah pengetahuan, ketrampilan, dan pengalaman anggota gerakan pramuka, acara yang berlangsung selama 3 hari itu diselenggarakan di Pasir Putih Kecamatan Bungatan Situbondo, Minggu (23/10).
Adapun serangkaian kegiatan tersebut diantaranya: Estafet Tunas Kelapa yang saat ini sedang berlangsung di seluruh wilayah Indonesia dan Dive Pramuka Emas Tahun 2011, serta berbagai kegiatan lainnya termasuk upaya peningkatan kepedulian kepada sesama dan lingkungan.
Acara tersebut diawali dengan upacara pembukaan dimana Kepala Staf TNI AL (Kasal) Laksamana TNI Soeparno selaku  Pembina Upacara, dalam amanatnya mengatakan bahwa Dive Pramuka Emas Tahun 2011 merupakan kegiatan penyelaman  yang diprakarsai oleh generasi muda Pramuka dengan tujuan yaitu mengajak generasi muda Indonesia untuk turut serta secara aktif dalam melestarikan lingkungan hidup, khususnya perairan Negara Indonesia yang kita cintai bersama juga untuk membentuk karakter generasi muda Indonesia yang memiliki jiwa bela Negara dan keterampilan untuk menatap masa depan.
Indonesia merupakan Negara Kepulauan (Archipelagic state) terbesar didunia dengan dua pertiga wilayahnya terdiri dari lautan yang mengandung berbagai kekayaan alam sangat tinggi untuk kemakmuran Rakyat Indonesia oleh karenanya kita wajib menjaga dan melestarikan Laut kita baik untuk kepentingan dimasa sekarang maupun untuk generasi penerus Bangsa dimasa yang akan datang ujarnya.
Pada kegiatan Dive Pramuka Emas Tahun 2011 kali ini Asisten Personel (Aspers) Pangkalan Utama TNI AL (Lantamal) V Kolonel Laut (KH) Drs. A. Burhan Wijaya, M.Si.,Psi. Menjabat sebagai Waka Panitia Daerah/Katim serta dalam hal ini Lantamal V ikut andil dengan melibatkan personelnya sebagai peserta Dive tertsebut sebanyak 9 Orang antara lain: Mayor Laut (KH) Borsah Zuanda Siregar,S.H., Mayor Marinir Budi Santoso, Kapten Laut (P) Kadrawi, Kapten Marinir Kaswan, Lettu Laut (K) M. Abdul Sidiq, Serma Mes Muhadi, Serka Nav/W Endang Sayekti, Pengatur TK I II/d Dwi Sujayadi dan Pengatur II/c Evi Martiningsih.
Disela-sela kegiatan tersebut Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Prof. Dr. H. Azrul Azwar, M.P.H.  merasa optimis bahwa kegiatan  ini dapat memberikan kontribusi yang baik bagi pembinaan dan pengembangan Gerakan Pramuka. Ini merupakan kegiatan yang sangat penomenal dalam sejarah gerakan pramuka, dan patut mendapat apresiasi bagi pelaksanaan kegiatan Dive pramuka Emas Tahun 2011 ini, yaitu kepada kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur ungkap kak Azrul Azwar.
Selain pelaksanaan pengibran Bendera Sang Merah Putih berukuran 1000 m2 oleh 600 penyelam dari TNI AL dan Pramuka di Pasir Putih juga dilaksanakan penyematan penghargaan Pramuka Lencana Wira kepada: Menteri Perhubungan, Dan Korps Marinir, Kapuspen TNI, Pangarmatim, Pangdam V Brawijaya dan Kapolda Jawa Timur. Serta  pada acara tersebut dilaksanakan penandatanganan Prasasti Terumbu Karang oleh Kasal selaku Pembina Upacara, Ketua Kwarnas dan Gubernur Jawa Timur.  (Dispen Lantamal V)

Berlibur ke Pulau Pramuka


RINCIAN PERJALANAN
·       Busway Lebak Bulus – Grogol (after jam 7 pagi)                             2.000
·       Angkot jurusan Muara Angke (B01)                                                5.000

Turun di dermaga untuk menyebrang ke pulau Pramuka, pas disebelah pom bensin dalam pasar ikan tersebut.

·       Kapal Muara Angke – Pulau Pramuka                                            35.000
·       Villa Delima                                                                                 300.000

Jadwal kapal dari muara angke hanya jam 7 pagi dan jam 1 siang. (standbye setengah jam sebelumnya), Harga tiket 30ribu, ga tau kenapa kadang tiket jadi 35ribu. Kalo bawa motor boleh diangkut ke P. Pramuka, tarifnya di hitung 1 orang.

Penginapan Pulau Pramuka rate-nya sekitar 250ribu sampe dengan 400ribu, ada yang 1 kamar sampe dengan 3 kamar, tergantung negosiasi. Harus booking dulu untuk home stay atau villa. Kadang2 rumah penduduk nya dijadiin home stay dadakan.
  • villa deLima ratenya 300-350rb = CP Pak Untung 081319551955 Lokasi di deket dermaga pulau pramuka.
  • homestay laylad ratenya 250-300rb = CP Bu Wakil 70591444 Lokasi sederetan sama vila 5, di depan deket dermaga.
  • homestay putih ratenya 300rb = CP Pak Mail 08176405654 Lokasi sebelah homestay laylad,
  • homestay ratenya 250rb = Pak Maing, 32437733 Lokasi deket taman di depan kantor kabupaten, agak jauh dari dermaga, ada jg yang lokasi di tengah pulau, nempel sama rumahnya si bapak ini, lumayan lah kalo gak ada tempat lagi...
  • vila dermaga ratenya 300-350 = CP Pak Mail yang homestay putih. Lokasi agak di tengah, deket lapangan bola,
  • homestay ratenya 250-300rb = CP bang buloh 70138303 Lokasi di sisi belakang pulau pramuka, jauh dari dermaga, tapi di sisi pantai belakang, jadi bisa liat laut juga...
  • wisma TNKpS ratenya 300-350rb = CP Taman Nasional yg di Salemba 3519773 Lokasi di belakang juga, deket penangkaran penyu.

FYI:
  • Di pulau pramuka ada lelangan ikan jam 4-5 sore, murah banget harga bawal aja 8ribu/kg.
  • Untuk makan jangan khawatir di sana murah2 koq,ada nasi padang juga,dan penduduknya juga ramah2, very welcome us.
  • Sewa perahu di Pulau Pramuka untuk ke Pulau Semak Daun, jalan-jalan seharian, snokling 250.000.
  • Peralatan snokling dan selam bisa di sewa di P. Pramuka, ada 2 tempat sewa. Harga nya sekitar 50 rebu untuk snokler, pelampung, fin. Yang lebih murah di taman nasional harganya 40rb.








Selasa, 16 Agustus 2011

Paku Alam IX Pimpin HUT Emas Pramuka Tingkat DIY

Sebanyak 1l.890 anggota gerakan Pramuka kwartir cabang se-DIY mengikuti apel besar peringatan HUT ke-50 Pramuka Indonesia yang diselenggarakan di GOR Among Rogo Yogyakarta, Minggu (14/8). Upacara peringatan ini dipimpin langsung Ketua Kwartir Daerah Pramuka DIY, Paku Alam IX.
Dalam kesempatan ini, Paku Alam membacakan sambutan Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indoensia, Azrul Azwar. Menurutnya, revitalisasi gerakan Pramuka yang telah berjalan selama lima tahun dengan tujuan utamanya adalah untuk memantapkan eksistensi gerakan Pramuka serta untuk meningkatkan fungsi gerakan Pramuka memang telah memperlihatkan hasil yang cukup menggembirakan.
"Namun demikian, bersamaan dengan itu harus diakui pula bahwa tantangan yang dihadapi oleh gerakan Pramuka dan juga oleh kaum muda Indonesia, juga makin bertambah berat. Gerakan Pramuka, yang merupakan salah satu pilar pendidikan kaum muda di Indonesia dituntut untuk dapat lebih berkontribusi secara nyata dalam hidup dan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam menyelesaikan masalah kaum muda," ujarnya.
Untuk kepentingan bangsa dan negara pada masa depan, tambahnya, berbagai masalah atau tantangan yang dihadapi tersebut, tentu saja harus segera dapat ditanggulangi. Disinilah peranan gerakan Pramuka menjadi penting, sebagai lembaga pendidikan non formal yang tujuan utamanya adalah untuk membentuk karakter kaum muda, menanamkan semangat kebangsaan, serta meningkatkan keterampilan generasi muda.
"Dalam kaitan ini adalah harapan bersama, kiranya para orang tua, melalui Komite Sekolah, dapat berperan aktif mendukung Gugusdepan Gerakan Pramuka berbasis sekolah. Selanjutnya adalah harapan besama pula kiranya, masyarakat, melalui Perangkat Desa dan jajarannya, dapat mendukung Gugusdepan Gerakan Pramuka berbasis komunitas," imbuhnya.
Dalam kesempatan ini, Paku Alam juga menyerahkan lencana penghargaan melati bagi delapan orang tokoh pramuka DIY, diantaranya adalah Purbani, Putra Setya dan Heru Purwoko. Paku Alam juga menyerahkan lencana penghargaan darmabakti kepada tujuh orang penggerak pramuka DIY, diantaranya adalah Riyanto, Rini Haryanti dan Patricia Estiwati. Acara apel besar ditutup dengan penampilan kesenian tradisional para anggota Pramuka.
sumber:http://www.krjogja.com/

Dasa Dharma Pramuka Diamalkan, Tak Ada Remaja Bermasalah

Salah seorang sesepuh pramuka Yogyakarta, Nyai Moedjono Probopranowo (Bu Probo), mengingatkan generasi muda Indonesia untuk dapat menekuni dan mendalami gerakan Pramuka. Dirinya yakin, bila seluruh pemuda-pemudi benar-benar mengamalkan prinsip kepanduan dalam Pramuka, maka semua remaja akan menjadi generasi muda yang baik.
"Kalau semua ikut Pramuka dengan disiplin, bersemangat dan mengamalkan Dasa Dharma Pramuka dengan baik, saya yakin semua remaja juga akan baik, tidak menyimpang, dapat berguna bagi nusa dan bangsa," ujar wanita berusia 90 tahun ini disela peringatan HUT pramuka ke-50 di Yogyakarta.
Mantan kepala sekolah SMA Negeri 3 Yogyakarta era 1963 - 1971 ini meneruskan, sangat disayangkan apabila saat ini jumlah peminat gerakan Pramuka semakin menurun. Padahal menurutnya gerakan Pramuka sendiri dari zaman dirinya muda hingga sekarang senantiasa baik dan tidak bermasalah.
"Saya ikut Pramuka sejak tahun 1932. Dahulu namanya Kepanduan Bangsa Indonesia dan namanya kelompok kurcaci, bukan kelompok siaga, seperti sekarang. Secara umum Pramuka tetap baik, mungkin hanya ada masalah organisasi yang tidak penting. Yang harus diperbaiki adalah bagaimana pemuda dapat terus ditarik ikut Pramuka," imbuh wanita kelahiran Yogyakarta 10 Agustus 1921 ini.
Sosok Bu Probo adalah tokoh pramuka Indonesia yang perlu diteladani semangat dan perjuangannya. Di usianya yang cukup senja ini, dirinya masih aktif dalam kegiatan penting kepramukaan.
Dengan dedikasi kepramukaan yang tinggi, pada tahun 2008 lalu dirinya dianugerahi Penghargaan Tunas Kencana, penghargaan tertinggi kepramukaan di Indonesia. Bu Probo juga pernah meraih penghargaan lainnya, seperti Bintang Pratama, Purnasetiawan dari Taman Siswa, Warga Teladan oleh Departemen Sosial dan Satya Lencana Karyasatya yang merupakan penghargaan untuk dedikasi pegawai negeri sipil.

Kamis, 02 Juni 2011

TANDA PENGENAL SAKA BAHARI


Bahan, bentuk dan ukuran
Tanda Pengenal Saka Bahari dibuat dari kain, berbentuk segi lima beraturan dengan panjang sisi 5 Cm dan besar tiap sudutnya 180 drajat

B. Gambar dan Warna
1. Bidang segilima beraturan diberi bingkai dikelilingi tali berpilin selebar 3 cm berwarna kuning emas. panjang sisi tali inimasing -masing 4,5 cm dibagian luar bingkai tali ini diberi warna biru
2. Dasar bidang segi lima beraturan ini dibagi menjadi 2 bagian oleh sebuah garis lurus mendatar , sehingga ada bagian atas ada bagian bawah masing - masing setengah tinggi segi lima beraturan warna atas berwarna biru langit (biru muda), warna bawah berwarna biru tua (biru laut)
3. Ditengah bidang segi lima beraturan ini terdapat gambar :
o Sebuah jangkar berwarna kuning emas
o Rantai yang melilit jangkar berwarna putih
o Dua buah silhoute tunas kelapa berpasangan berwarna putih yang menutup sebagian jangkar dan rantai tersebut ditas
o Dibawah gambar jangkar terdapat gambar pita sebesar 0,75 cm berwarna kuning emas bertuliskan SAKA BAHARI berwarna Merah

C. Arti Gambar
1. Bentuk segi lima beraturan melambangkan falsafah bangsa Indonesia yaitu pancasila
2. Tali melingkar melambangkan persatuan dan persaudaraan yang erat
3. Jangkar dan Rantai melambangkan kegiatan kebaharian
4. Tunas kelapa berpasangan melambangkan pramuka putera dan puteri yang masih murni, disamping mempunyai makna seperti lambang pramuka seperti umumnya.
5. Pita yang melambai bertuliskan SAKA BAHRI melambangkan kejayaan saka Bahari

D. ARTI WARNA
1. Warna Dasar Biru Muda dan biru tua melambangkan lagit dan laut yang menggambarkan potensi bahari yang luas dan penuh harapan
2. Kuning emas menggambarkan keagungan dan kejayan
3. Putih menggambarkan kesiagaan dan kemurnian
4. Merah menggambarkan keberanian
5. Hitam menggambarkan kedalaman laut , ilmu dan keabadian

E. ARTI LAMBANG
Dengan menghayati dan mengamalkan pancasila dalam kehidupannya semua anggota SAKA BAHARI Putera dan Puteri yang masih murni menyadari akn tanggung jawabnya , sebagai tunas harapan bangsa , berusaha meningkatkan ilmu, kecakapan dan kemampuannya memanfatkan melestarkan / mengabadikan potensi bahari serta membina jiwa kebaharian warisan nenek moyang bangsa indonesia amenjadikan laut sebagai alat pembinaan rasa persatuan dan kesatuan bangsa membina keberanian untuk menghadapi segala tantangan demi abadinya kejayaan, keagungan dan kemerdekaan bangsa dan negara indonesia.

F. PEMAKAIAN
1. Pemakaian tanda Saka Bahari pada seragam Pramuka adalah ditengah tengah baju sebelah kiri.
2. Tanda Saka Bahari dipakai pada seragam pramuka pada saat yang bersangkutan melakukan tugas atau kegiatan Saka Bahri.Diposkan oleh FDJ. Kurniaw

Luruskan Arah Qiblat Demi Kesempurnaan Ibadah kita






Surya Radenanto

JAKARTA (voa-islam.com) – Sabtu, tanggal 28 Mei 2011 pukul 16:18 WIB insya Allah akan ada peristiwa “Istiwa A'dhom” (Matahari di atas Ka’bah), yang sangat bermanfaat untuk menentukan maupun mencocokkan arah Kiblat yang akurat dengan cara sederhana. Manfaatkan momen penting tahunan tersebut untuk menera ulang (meluruskan) arah Qiblat yang benar, demi kesempurnaan ibadah.

Dalam ilmu falaq (astronomi), peristiwa itu dikenal dengan ‘yaumu rashdil qiblah’ (Qiblat Day, hari untuk mencocokkan arah Kiblat), karena matahari tepat berada di atas Ka’bah. Ka’bah yang berada pada koordinat 21,4° LU dan 39,8° BT, dalam setahun akan mengalami 2 kali peristiwa Istiwa A’dhom (Matahari di atas Ka’bah) Berdasarkan data falaqiyah Kementerian Agama (Kemenag), Majelis Ulama Indonesia (MUI), PP Muhammadiyah dan PB Nadhlatul Ulama, yaumu rashdil-qiblah tahun 2011 ini terjadi dua kali, yaitu Sabtu 28 Mei 2011 pukul 16:18 WIB dan Sabtu 16 Juli 2011 pukul 16:27 WIB.

Sabtu 28 Mei 2011 matahari akan tepat berada di atas Ka’bah pada pukul 12:27 waktu Saudi, bertepatan dengan pukul 16:18 WIB atau 17.18 WITA di Indonesia. Ketika matahari istiwa (berada) di atas Ka’bah, maka secara otomatis bayang-bayang objek tegak di seluruh dunia akan lurus ke arah Kiblat. Karena kedudukan matahari di atas Ka’bah yang menyebabkan bayangan tegak di seluruh dunia searah Kiblat.

Maka Sabtu pukul 16:18 WIB, di daerah mana pun yang mampu menerima sinar matahari pada jam itu, umat Islam bisa menera arah Kiblat dengan sederhana namun terjamin akurasinya. Arah lawan bayangan itulah arah Kiblat berada, karena jam itu posisi matahari tepat berada di atas Ka’bah.

Selanjutnya .... Buka link ini :
http://m.voa-islam.com/news/indonesiana/2011/05/27/14948/luruskan-arah-qiblat-besok-sabtu-pukul-16.18-wibdemi-kesempurnaan-ibadah/


Hari Meluruskan Arah Kiblat, Saat tepat meluruskan kiblat dan hati kita.
Beberapa hari lalu saya menghadiri Sholat Jumat di Masjid Darunnajah, Komplek Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Banyuraden, Gamping, Sleman, Yogyakarta. Setelah Jumatan, saya membaca-baca pengumuman di Mading Informasi Masjid. Ada sebuah pengumuman menarik yg berasal dari sebuah Klinik Bekam/Pengobatan Islami "Al Hijamah" dan baru pertama kali ini saya ketahui, yaitu Hari Melurusan Arah Kiblat.
Karena pengumuman itu bukan berasal dari Takmir Masjid, diketik dikertas ukuran kecil, tidak disertai dengan penjelasan yang rinci, maka saya pun meragukan keabsahannya. Jangan2 hanya sebagai sarana promosi terselubung dari Klinik Bekam tsb. Akhirnya saya putuskan untuk mengecek di internet, dengan memasukkan keyword "Hari Melurusan Arah Kiblat" di search engine Goggle.
Ternyata istilah tersebut memang ada. Bahkan sejumlah situs juga telah menyediakan informasi lengkap. Guna membantu menyebarluaskan informasi penting tsb ke seluruh umat Islam, pada kesempatan ini saya postingkan penjelasan tentang hal tsb. Semoga bermanfaat dan menjadi amal sholih bagi saya... Allahumma Amin...



Apakah arah kiblat bisa berubah? Tentu Tidak! Artinya pengukuran sebelumnya yang memang tidak tepat.

Dasar ayat-ayat Al Qur'an dan Hadist untuk meluruskan Arah Kiblat yaitu:
"Dan dari mana saja engkau keluar (untuk mengerjakan shalat), maka hadapkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram (Ka'bah), dan sesungguhnya perintah berkiblat ke Ka'bah itu adalah benar dari Tuhanmu. Dan (ingatlah), Allah tidak sekali-kali lalai akan segala apa yang kamu lakukan." ( QS. Al-Baqarah : 149 ).
Dalam ayat yang lain adalah : QS. Al-Baqarah : 142-144
“Baitullah ( Ka'bah ) adalah kiblat bagi orang-orang di dalam Masjid Al-Haram dan Masjid Al-Haram adalah kiblat bagi orang-orang yang tinggal di Tanah Haram ( Makkah ) dan Makkah adalah qiblat bagi seluruh penduduk bumi, Timur dan Barat dari umatKu” ( Hadist Riwayat Al-Baihaqi )
Dalam ajaran Islam, mengadap ke arah kiblat ( Masjidil Haram / Ka'bah ) adalah suatu tuntutan syariah di dalam melaksanakan ibadah tertentu, ia wajib dilakukan ketika hendak mengerjakan shalat (Syarat syahnya sholat) dan menguburkan jenazah orang Islam, ia juga merupakan sunah ketika azan, berdoa, berzikir, membaca Al-Quran, menyembelih binatang, sujud syukur, serta menentukan arah yang berlawanan / menyelisihi kiblat untuk closet dalam WC/KM (Kamar Mandi) kita / pada saat kita akan melakukan BAB (Buang Air Besar) dan BAK (Buang Air Kecil), dan sebagainya.
Secara historis,arah kiblat umat Islam pertama kalinya adalah ke arah Masjidil Aqsa di Jerussalem Palestina. Selanjutnya dengan turunnya Al Qur'an Surat Al-Baqarah : 142-144, maka arah kiblat umat Islam dipindahkan ke arah Baitul Haram Mekah Al Mukarromah. Hal ini terjadi pada tahun kedua setelah Nabi Muhammad SAW beserta kaum muslim pada saat itu hijrah ke Madinah.
Berdasarkan tinjauan astronomis atau falak, terdapat beberapa teknik yang dapat digunakan untuk meluruskan arah kiblat antaranya menggunakan kompas, theodolit, rasi bintang serta fenomena transit utama matahari di atas kota MAkkah yang dikenal dengan istilah Istiwa A'zam (Istiwa Utama). Di kalangan pesantren di Indonesia istilah yang cukup dikenal adalah "zawal" atau "rashdul qiblat".
Istiwa adalah fenomena astronomis saat posisi matahari melintasi meridian langit. Dalam penentuan waktu shalat, istiwa digunakan sebagai pertanda masuknya waktu shalat Zuhur. Pada saat tertentu di sebuah daerah dapat terjadi peristiwa yang disebut Istiwa Utama atau 'Istiwa A'zam' yaitu saat posisi matahari berada tepat di titik Zenith (tepat di atas kepala) suatu lokasi. Namun peristiwa ini hanya terjadi di daerah antara 23,5˚ Lintang Utara dan 23,5˚ Lintang Selatan.
Istiwa Utama yang terjadi di kota Makkah dimanfaatkan oleh kaum Muslimin di negara-negara sekitar Arab khususnya yang berbeda waktu tidak lebih dari 5 (lima) jam untuk menentukan arah kiblat secara presisi menggunakan teknik bayangan matahari. Istiwa A'zam di Makkah terjadi dua kali dalam setahun yaitu pada tanggal 28 Mei sekitar pukul 12.18 Waktu Makkah dan 16 Juli sekitar pukul 12.27 Waktu Makkah pada tahun-tahun biasa. Sedangkan untuk tahun-tahun Kabisat, tanggal ini dapat maju 1 hari (27 Mei dan 15 Juli) seperti yang terjadi pada tahun 2008 ini.
Fenomena Istiwa Utama terjadi akibat gerakan semu matahari yang disebut gerak tahunan matahari (musim) sebab selama bumi beredar mengelilingi matahari sumbu bumi miring 66,5˚ terhadap bidang edarnya sehingga selama setahun terlihat di bumi matahari mengalami pergeseran 23,5˚ LU sampai 23,5˚ LS. Saat nilai azimuth matahari sama dengan nilai azimuth lintang geografis sebuah tempat maka di tempat tersebut terjadi Istiwa Utama yaitu melintasnya matahari melewati zenith lokasi setempat.

Terjadinya peristiwa ini setahun dua kali untuk tahun 2011
1. Sabtu 28 Mei 2011 pukul 16:18 WIB dan
2. Sabtu 16 Juli 2011 pukul 16:27 WIB.

MATAHARI TEPAT DI ZENITH KOTA MAKKAH
POSISI MATAHARI = ARAH KIBLAT
BAYANGAN MATAHARI = ARAH KIBLAT
Rentang waktu 2 - 5 menit sebelum maupun sesudah pukul 16:18 maupun pukul 16:27 masih ditolerir karena kesalahannya kurang dari 0,5 derajat.
(Berarti kita masih punya waktu 1 hari lagi utk bisa meluruskan arah kiblat kita pada tahun ini, yaitu pada Hari Selasa, 15 Juli 2008).


Saat matahari di atas Ka'bah semua bayangan matahari mengarah ke Ka'bah juga.

Teknik penentuan arah kiblat menggunakan Istiwa Utama sebenarnya sudah dipakai lama sejak ilmu falak berkembang di Timur Tengah. Demikian halnya di Indonesia dan beberapa negara Islam yang lain juga banyak menggunakan teknik ini. Sebab teknik ini memang tidak memerlukan perhitungan yang rumit dan siapapun dapat melakukannya. Yang diperlukan hanyalah sebatang tongkat lurus dengan panjang lebih kurang 1 meter dan diletakkan berdiri tegak di tempat yang datar dan mendapat sinar matahari. Pada tanggal dan jam saat terjadinya peristiwa Istiwa Utama tersebut maka arah bayangan tongkat menunjukkan kiblat.
Karena di negara kita peristiwanya terjadi pada sore hari maka arah bayangan tongkat adalah ke Timur, sedangkan arah bayangan sebaliknya yaitu yang ke arah Barat agak serong ke Utara merupakan arah kiblat yang benar. Cukup sederhana dan tidak memerlukan ketrampilan khusus serta perhitungan perhitungan rumus-rumus. Jika hari itu gagal karena matahari terhalang oleh mendung maka masih diberi roleransi penentuan dilakukan pada H+1 atau H+2.
Penentuan arah kiblat menggunakan teknik seperti ini memang hanya berlaku untuk daerah-daerah yang pada saat peristiwa Istiwa Utama dapat melihat secara langsung matahari dan untuk penentuan waktunya menggunakan konversi waktu terhadap Waktu Makkah. Sementara untuk daerah lain di mana saat itu matahari sudah terbenam misalnya wilayah Indonesia bagian Timur praktis tidak dapat menggunakan teknik ini. Sedangkan untuk sebagian wilayah Indonesia bagian Tengah barangkali masih dapat menggunakan teknik ini karena posisi matahari masih mungkin dapat terlihat. Namun demikian masih ada teknik lain yang juga menggunakan bayangan matahari untuk menentukan arah kiblat dari suatu tempat di seluruh permukaan bumi, misalnya teknik sudut azimuth, teknik lingkaran, teknik bayangan muka dan bayangan belakang dan penggunaan theodolit dengan bantuan posisi matahari. Salah satunya yang cukup popiler adalah teknik bayangan matahari (sundial) dengan data bayangan matahari.



Tempat yang memungkinkan penentuan arah kiblat di daerah terang saja.



Teknik Penentuan Arah Kiblat menggunakan Istiwa Utama :
Tentukan lokasi masjid/mushalla/langgar atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya.
Sediakan tongkat lurus sepanjang 1 sampai 2 meter dan peralatan untuk memasangnya. Siapkan juga jam/arloji yang sudah dikalibrasi waktunya secara tepat dengan radio/televisi/internet.
Cari lokasi di samping Selatan atau di halaman masjid yang masih mendapatkan penyinaran matahari pada jam-jam tersebut serta memiliki permukaan tanah yang datar dan pasang tongkat secara tegak dengan bantuan pelurus berupa tali dan bandul. Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya istiwa utama agar tidak terburu-buru.
Tunggu sampai saat istiwa utama terjadi amatilah bayangan matahari yang terjadi (toleransi +/- 2 menit)
Di Indonesia peristiwa Istiwa Utama terjadi pada sore hari sehingga arah bayangan menuju ke Timur. Sedangakan bayangan yang menuju ke arah Barat agak serong ke Utara merupakan arah kiblat yang tepat.
Gunakan tali, susunan tegel lantai, atau pantulan sinar matahari menggunakan cermin untuk meluruskan lokasi ini ke dalam masjid / rumah dengan menyejajarkannya terhadap arah bayangan.
Tidak hanya tongkat yang dapat digunakan untuk melihat bayangan. Menara, sisi selatan bangunan masjid, tiang listrik, tiang bendera atau benda-benda lain yang tegak. Atau dengan teknik lain misalnya bandul yang kita gantung menggunakan tali sepanjang beberapa meter maka bayangannya dapat kita gunakan untuk menentukan arah kiblat.

UNTUK ORIENTASI LAKUKAN UJI COBA PADA 1 ATAU 2 HARI SEBELUMNYA
Sebaiknya bukan hanya masjid atau mushalla / langgar saja yang perlu diluruskan arah kiblatnya. Mungkin kiblat di rumah kita sendiri selama ini juga saat kita shalat belum tepat menghadap ke arah yang benar. Sehingga saat peristiwa tersebut ada baiknya kita juga bisa melakukan pelurusan arah kiblat di rumah masing-masing. Dan juga melakukan penentuan arah kiblat tidak mutlak harus dilakukan pada tanggal tersebut bisa saja mundur atau maju 1-2 hari karena pergeserannya relatif sedikit yaitu sekitar 1/6 derajat setiap hari.
Sumber terkait:
http://rukyatulhilal.org/artikel/rashdul-qiblat-2008.html
http://mutoha.blogspot.com/2008/05/rashdul-qiblat-2008.html

Data Pengunjung Februari 2010

Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

Pelantikan Pinsakada Bahari Prop.DIY

Seragam Pramuka Saka Bahari

Seragam Pramuka Saka Bahari

Mendapat arahan dari Kakak-kakak

Mendapat arahan dari Kakak-kakak

Tongkat Pora

Tongkat Pora
Pernikahan Kak Fauzi & kak Wanti

Badgenya dipasang biar siap dilantik....

Badgenya dipasang biar siap dilantik....

Paling Populer

Menyediakan Berbagai Kebutuhan Atribut Pramuka :



Perlengkapan dan Peralatan Pramuka